DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI

Kamis, 20 November 2025 - 09:48 WIB
loading...
DPR Bersama Serikat...
DPR bersama Serikat Pekerja IMPPI bahas penguatan perlindungan PMI. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR menekankan pentingnya penguatan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Hal itu dibahas dalam rapat bersama Serikat Pekerja Informal, Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP-IMPPI).

Ketua Umum SP-IMPPI William Yani Wea menyampaikan ada beberapa persoalan yang mendesak untuk dibenahi. William menyebut lima tuntutan utama yang perlu segera ditindak lanjuti pemerintah dan DPR meliputi penyediaan akses bantuan hukum bagi PMI di negara tujuan, perluasan perjanjian kerja sama government to government, perbaikan skema BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta pengaturan keanggotaan PMI dalam serikat pekerja di negara tempat mereka bekerja.

William juga menyoroti tingginya angka pemulangan jenazah PMI, khususnya dari Nusa Tenggara Timur (NTT). William menyebut ratusan kasus terjadi setiap tahun dan menilai kondisi itu sebagai bukti lemahnya sistem perlindungan.

Baca juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran Berangkatkan 272 Ribu PMI, Menteri P2MI: 181 Ribu Pekerja Profesional

“Setiap tahun, ratusan pekerja migran asal NTT dipulangkan dalam peti jenazah. Ini bukan angka. Ini duka yang berulang bagi keluarga dan peringatan bahwa perlindungan PMI belum berjalan sebagaimana mestinya,” katanya, Kamis (20/11/2025).

William menjelaskan, persoalan PMI tidak bisa lagi dianggap sebagai rutinitas laporan tahunan. Banyak pekerja migran yang menghadapi proses hukum tanpa pendampingan, bekerja tanpa perlindungan kontrak, hingga mengalami pelanggaran hak dasar.


Minimnya instrumen keuangan yang aman, lanjut Yani juga membuat sebagian besar dari mereka pulang tanpa kepastian masa depan, meski bertahun-tahun mengirim remitan demi menopang perekonomian keluarga, bahkan negara.

Baca juga: 7 PMI Tewas di Kamboja Diduga Korban TPPO, Puan: Sistem Perlindungan Perlu Diperkuat

“Kami membawa suara keluarga yang kehilangan, harapan pekerja yang berjuang, dan bukti bahwa sistem perlu diperbarui dari hulu ke hilir. Perlindungan PMI harus hadir dalam tindakan, bukan hanya dalam dokumen,” tegasnya.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi pekerja seperti Migrant Care, SBMI, F-BUMINU K Sarbumusi, dan Sebumi KSBSI Ely. Mereka sepakat persoalan PMI merupakan isu kemanusiaan yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan parlemen.

DPR melalui Panja Komisi IX berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut sebagai bagian dari upaya memperbaiki kebijakan perlindungan pekerja migran di masa mendatang.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Serikat Pekerja Dukung...
Serikat Pekerja Dukung Restrukturisasi BUMN tapi Harus Hindari PHK
FSP FARKES KSPSI dan...
FSP FARKES KSPSI dan Serikat Pekerja Kesehatan Turkiye Teken Kerja Sama Bilateral
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Rekomendasi
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Berita Terkini
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved