Momen Prabowo dan Sri Sultan HB X Semobil Naik Maung
Rabu, 19 November 2025 - 22:49 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto kompak duduk satu mobil bersama Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dalam perjalanan menuju lokasi peresmian Jembatan Banaran, Bantul, Rabu (19/11/2025). Foto/BMPI Setpres
A
A
A
BANTUL - Presiden Prabowo Subianto kompak duduk satu mobil bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dalam perjalanan menuju lokasi peresmian Jembatan Banaran, Bantul, Rabu (19/11/2025). Setibanya di Helipad Lapangan Udara Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Prabowo sudah ditunggu oleh Sri Sultan.
Presiden turun dari kendaraan Maung-nya lalu memberi salam hormat kepada Sri Sultan yang membalasnya dengan senyum simpul. Keduanya kemudian saling bersalaman dengan hangat.
Baca juga: Prabowo Puji Sultan HB X Tampak Lebih Muda: Saya Kira Kapten Pasukan Khusus
Keakraban Prabowo dan Sri Sultan sepanjang perjalanan, menjadi simbol eratnya kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas serta pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Bantul, DIY, yang terus berkembang sebagai jalur wisata dan kawasan ekonomi.
Sesampainya di lokasi peresmian, Prabowo keluar dari kendaraan Maung melalui sisi kanan, sementara Sri Sultan melalui sisi kiri. Kedatangan keduanya disambut antusias oleh warga dan tamu undangan yang telah menantikan kehadiran mereka.
Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa jembatan yang menghubungkan wilayah selatan DIY-Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul-memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat sekitar, termasuk terkait perjuangan Pangeran Mangkubumi.
Prabowo berharap kehadiran jembatan tersebut dapat membangkitkan geliat pariwisata dan ekonomi rakyat, terutama seiring meningkatnya kunjungan wisatawan di kawasan selatan Yogyakarta.
Baca juga: Prabowo Puji Sultan HB X Tampak Lebih Muda: Saya Kira Kapten Pasukan Khusus
“Diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga. Mungkin nanti akan ada hotel-hotel yang bagus; fasilitas-fasilitas memang harus kita dorong untuk mendukung pariwisata,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa besar dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan. “Alhamdulillah, tahun ini pariwisata kita meningkat 20%. Ini merupakan salah satu peningkatan yang sangat berarti bagi perkembangan ekonomi kita,” katanya.
Peresmian Jembatan Banaran di Bantul, Yogyakarta, menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas kawasan, memperkuat jaringan infrastruktur di selatan Jawa, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dari aspek infrastruktur, ekonomi, maupun pariwisata.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Presiden turun dari kendaraan Maung-nya lalu memberi salam hormat kepada Sri Sultan yang membalasnya dengan senyum simpul. Keduanya kemudian saling bersalaman dengan hangat.
Baca juga: Prabowo Puji Sultan HB X Tampak Lebih Muda: Saya Kira Kapten Pasukan Khusus
Keakraban Prabowo dan Sri Sultan sepanjang perjalanan, menjadi simbol eratnya kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas serta pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Bantul, DIY, yang terus berkembang sebagai jalur wisata dan kawasan ekonomi.
Sesampainya di lokasi peresmian, Prabowo keluar dari kendaraan Maung melalui sisi kanan, sementara Sri Sultan melalui sisi kiri. Kedatangan keduanya disambut antusias oleh warga dan tamu undangan yang telah menantikan kehadiran mereka.
Dalam sambutannya, Presiden menjelaskan bahwa jembatan yang menghubungkan wilayah selatan DIY-Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul-memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat sekitar, termasuk terkait perjuangan Pangeran Mangkubumi.
Prabowo berharap kehadiran jembatan tersebut dapat membangkitkan geliat pariwisata dan ekonomi rakyat, terutama seiring meningkatnya kunjungan wisatawan di kawasan selatan Yogyakarta.
Baca juga: Prabowo Puji Sultan HB X Tampak Lebih Muda: Saya Kira Kapten Pasukan Khusus
“Diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga. Mungkin nanti akan ada hotel-hotel yang bagus; fasilitas-fasilitas memang harus kita dorong untuk mendukung pariwisata,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa besar dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan. “Alhamdulillah, tahun ini pariwisata kita meningkat 20%. Ini merupakan salah satu peningkatan yang sangat berarti bagi perkembangan ekonomi kita,” katanya.
Peresmian Jembatan Banaran di Bantul, Yogyakarta, menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas kawasan, memperkuat jaringan infrastruktur di selatan Jawa, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dari aspek infrastruktur, ekonomi, maupun pariwisata.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
(shf)
Lihat Juga :