Wakapolri Akui Banyak Anggota Polri yang 'Under Perfomance'
Selasa, 18 November 2025 - 20:47 WIB
loading...
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengakui banyak pejabat Kepolisian di level Kapolsek hingga Kapolres belum menunjukkan kinerja optimal atau under perfomance. Foto/Felldy Aslya Utama
A
A
A
JAKARTA - Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengakui bahwa banyak pejabat Kepolisian di level wilayah belum menunjukkan kinerja optimal. Hal ini disampaikan saat menghadiri rapat di Komisi III DPR RI, Selasa (18/11/2035).
Wakapolri memaparkan, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan Polri, terdapat ribuan Kapolsek under performance atau tidak memenuhi standar kinerja.
Baca juga: Wakapolri Akui Polisi Lambat Respons Laporan Warga: Masyarakat Lebih Mudah Lapor ke Damkar
“Kami lihat dari 4.340 Kapolsek, 67 persen ini under performance. Kenapa under performance? Hampir 50 persen Kapolsek kami itu diisi oleh perwira-perwira lulusan PAG,” kata Dedi dalam paparannya.
Kondisi hampir serupa juga terjadi di level Kapolres. Dari 440 Kapolres yang sudah dilakukan assessment, sebanyak 36 Kapolres kami under performance.
"Ini catatan dari kami, kami harus melakukan perbaikan,” ujarnya.
Baca juga: Oegroseno Soroti Tindakan Polisi Menembak Lutut Terduga Pelaku Kejahatan
Selain level polsek dan polres, Dedi juga mengakui rendahnya performa Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) di level Polda. Oleh karena itu, dia memastikan akan melakukan perbaikan sumber daya manusia (SDM) agar setiap pejabat bisa menjalankan tugasnya sebaik mungkin.
Dedi menerangkan, asesmen terhadap Kapolsek, Kapolres dan Direskrimum di setiap Polda dilakukan berdasarkan hasil riset soal rendahnya tingkat pelayanan publik dan penegakan hukum.
Wakapolri memaparkan, berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan Polri, terdapat ribuan Kapolsek under performance atau tidak memenuhi standar kinerja.
Baca juga: Wakapolri Akui Polisi Lambat Respons Laporan Warga: Masyarakat Lebih Mudah Lapor ke Damkar
“Kami lihat dari 4.340 Kapolsek, 67 persen ini under performance. Kenapa under performance? Hampir 50 persen Kapolsek kami itu diisi oleh perwira-perwira lulusan PAG,” kata Dedi dalam paparannya.
Kondisi hampir serupa juga terjadi di level Kapolres. Dari 440 Kapolres yang sudah dilakukan assessment, sebanyak 36 Kapolres kami under performance.
"Ini catatan dari kami, kami harus melakukan perbaikan,” ujarnya.
Baca juga: Oegroseno Soroti Tindakan Polisi Menembak Lutut Terduga Pelaku Kejahatan
Selain level polsek dan polres, Dedi juga mengakui rendahnya performa Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) di level Polda. Oleh karena itu, dia memastikan akan melakukan perbaikan sumber daya manusia (SDM) agar setiap pejabat bisa menjalankan tugasnya sebaik mungkin.
Dedi menerangkan, asesmen terhadap Kapolsek, Kapolres dan Direskrimum di setiap Polda dilakukan berdasarkan hasil riset soal rendahnya tingkat pelayanan publik dan penegakan hukum.
(shf)
Lihat Juga :