Kemenekraf dan BPS Berdayakan Animator Lokal Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Senin, 17 November 2025 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Ia menekankan bahwa SE2026 tidak hanya menjadi agenda statistik, tetapi juga momentum untuk memastikan pelaku ekonomi kreatif tercatat secara akurat sebagai bagian penting ekonomi nasional. Materi PSA selanjutnya akan digunakan sebagai bahan sosialisasi resmi BPS dan disebarkan melalui berbagai kanal komunikasi publik.
"Sensus Ekonomi tahun depan juga akan menghasilkan indikator-indikator penting bagi sektor ekonomi kreatif. Karena SE 2026 akan memberikan potret ekonomi kreatif di Indonesia yang sebenarnya. Tekad kami SE 2026 harus menjadi sensus ekonomi yang terbaik dan tersukses dalam sejarah Indonesia," ujar Kepala BPS.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, CEO RUS Animation Studio selaku kreator PSA SE2026 Roy Tok, serta SVP Corporate and Strategic Affairs Blibli selaku mitra strategis pembuatan PSA SE2026 Yudhi Pramono dan jajaran BPS dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota se Indonesia.
Teuku Riefky didampingi Staf Ahli Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan Dian Permanasari, Direktur Film, Animasi dan Video Doni Setiawan dan Kepala Pusat Data dan Informasi Reslyana Dwitasari.
"Sensus Ekonomi tahun depan juga akan menghasilkan indikator-indikator penting bagi sektor ekonomi kreatif. Karena SE 2026 akan memberikan potret ekonomi kreatif di Indonesia yang sebenarnya. Tekad kami SE 2026 harus menjadi sensus ekonomi yang terbaik dan tersukses dalam sejarah Indonesia," ujar Kepala BPS.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, CEO RUS Animation Studio selaku kreator PSA SE2026 Roy Tok, serta SVP Corporate and Strategic Affairs Blibli selaku mitra strategis pembuatan PSA SE2026 Yudhi Pramono dan jajaran BPS dari Provinsi hingga Kabupaten/Kota se Indonesia.
Teuku Riefky didampingi Staf Ahli Bidang Riset, Pendidikan dan Hubungan Kelembagaan Dian Permanasari, Direktur Film, Animasi dan Video Doni Setiawan dan Kepala Pusat Data dan Informasi Reslyana Dwitasari.
(rca)
Lihat Juga :