Seskab Teddy Kerap Turun ke Akar Rumput, Pengamat: Perkuat Praktik Empathetic Governance
Minggu, 16 November 2025 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Amsori menilai pendekatan Teddy menghadirkan model kepemimpinan publik yang jarang terlihat pada pejabat setingkat kabinet. Dalam banyak birokrasi modern, pejabat umumnya berfungsi sebagai pengambil keputusan strategis di balik ruang rapat.
Namun Teddy, kata dia, justru memindahkan sebagian ruang kerjanya ke tengah masyarakat.
“Di mata saya, Teddy hadir sebagai wujud negara yang mengasuh, bukan mengatur. Ini penting, karena negara tidak cukup hanya membuat aturan, negara harus hadir dalam rasa, hadir dalam kehidupan warganya,” jelas Amsori.
Baca juga: Pemerintahan Prabowo Banyak Capaian, Seskab Teddy: BLT untuk 35,4 Juta Masyarakat
![Seskab Teddy Kerap Turun ke Akar Rumput, Pengamat: Perkuat Praktik Empathetic Governance]()
Kehadiran fisik pejabat tinggi negara, lanjut Amsori, memiliki dampak psikologis kuat. Masyarakat merasa dilihat, didengar, dan dihargai. Dalam situasi di mana jarak antara pemerintah dan rakyat kerap terasa lebar, Teddy justru menembus batas tersebut.
Namun Teddy, kata dia, justru memindahkan sebagian ruang kerjanya ke tengah masyarakat.
“Di mata saya, Teddy hadir sebagai wujud negara yang mengasuh, bukan mengatur. Ini penting, karena negara tidak cukup hanya membuat aturan, negara harus hadir dalam rasa, hadir dalam kehidupan warganya,” jelas Amsori.
Baca juga: Pemerintahan Prabowo Banyak Capaian, Seskab Teddy: BLT untuk 35,4 Juta Masyarakat

Kehadiran fisik pejabat tinggi negara, lanjut Amsori, memiliki dampak psikologis kuat. Masyarakat merasa dilihat, didengar, dan dihargai. Dalam situasi di mana jarak antara pemerintah dan rakyat kerap terasa lebar, Teddy justru menembus batas tersebut.
Lihat Juga :