Kemenag Rumuskan Lima Rekomendasi Pencegahan Konflik Berdimensi Agama
Minggu, 16 November 2025 - 16:16 WIB
loading...
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Kemenag) Arsad Hidayat, mengungkapkan rekomendasi ini menjadi arah kebijakan penting dalam memperkuat layanan keagamaan dan mencegah potensi konflik. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) merumuskan lima rekomendasi strategis pencegahan konflik berdimensi agama. Upaya ini merupakan peta jalan penting untuk menciptakan layanan keagamaan yang lebih rensponsif.
Rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut Workshop Hasil Pemetaan Potensi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan. Workshop berlangsung di Jakarta, 12 - 14 November 2025.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengungkapkan rekomendasi ini menjadi arah kebijakan penting dalam memperkuat layanan keagamaan dan mencegah potensi konflik.
Baca juga: Wamenag: Ditjen PHU Kemenag Dibubarkan, Personel Digeser ke Kemenhaj
“Rekomendasi ini merupakan peta jalan penting untuk menciptakan layanan keagamaan yang lebih responsif dan secara preventif mencegah potensi konflik di tengah dinamika masyarakat,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Arsad meminta seluruh peserta meneruskan rekomendasi tersebut hingga tingkat pelaksana di lapangan. “Kami minta masing-masing Kepala Bidang bisa dilanjutkan oleh para Kepala Seksi (Kasi) dan diteruskan lagi di tingkat paling bawah, yaitu para penyuluh dan penghulu, agar mereka dapat membantu merealisasikan target-target indikator program di Direktorat Urusan Agama Islam,” jelasnya.
Rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut Workshop Hasil Pemetaan Potensi Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan. Workshop berlangsung di Jakarta, 12 - 14 November 2025.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengungkapkan rekomendasi ini menjadi arah kebijakan penting dalam memperkuat layanan keagamaan dan mencegah potensi konflik.
Baca juga: Wamenag: Ditjen PHU Kemenag Dibubarkan, Personel Digeser ke Kemenhaj
“Rekomendasi ini merupakan peta jalan penting untuk menciptakan layanan keagamaan yang lebih responsif dan secara preventif mencegah potensi konflik di tengah dinamika masyarakat,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Arsad meminta seluruh peserta meneruskan rekomendasi tersebut hingga tingkat pelaksana di lapangan. “Kami minta masing-masing Kepala Bidang bisa dilanjutkan oleh para Kepala Seksi (Kasi) dan diteruskan lagi di tingkat paling bawah, yaitu para penyuluh dan penghulu, agar mereka dapat membantu merealisasikan target-target indikator program di Direktorat Urusan Agama Islam,” jelasnya.
Lihat Juga :