Prabowo Siapkan 20.000 Prajurit untuk Misi Perdamaian di Gaza
Jum'at, 14 November 2025 - 16:56 WIB
loading...
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Foto/Danandaya Aria Putra
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto disebut akan menyiapkan 20.000 prajurit untuk menjadi pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin seusai bertemu Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity.
"Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar, karena sebagaimana teman-teman tahu bahwa kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia juga sedang kita tingkatkan. Jadi, pemikiran beliau kita maksimalkan 20.000 prajurit kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi," ucap Sjafrie kepada wartawan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Jumat (14/11/2025).
Menhan menjelaskan, terdapat dua alternatif untuk bisa memberangkatkan puluhan ribu pasukan perdamaian itu ke Gaza. Alternatif pertama, pasukan dari Indonesia yang akan dikirim ini akan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan ke Gaza!
"Yang kedua adalah di bawah persetujuan organisasi internasional yang diinisiasikan oleh Presiden Amerika Serikat," ucap dia.
Perihal opsi kedua ini, menurutnya memerlukan pembicaraan yang tidak dalam waktu singkat untuk menghasilkan kesepakatan bersama. "Bagi Indonesia, kita akan semua terlibat mendukung apabila semua negara-negara yang punya kompetensi itu setuju atas keterlibatan Indonesia, terutama bagi negara-negara Arab, yaitu Arab Saudi, Jordan, Mesir, Qatar, Emirat. Jadi ada lima yang kalau itu menyatakan silakan, maka Indonesia dengan senang hati akan melibatkan," ujar dia.
Dia menyampaikan bahwa tidak ada perbedaan prinsip terhadap pengiriman pasukan yang dilakukan sebelumnya dengan yang kini disiapkan. Pasukan yang diberangkatkan akan bertugas untuk operasi pemeliharaan perdamaian.
"Sehingga pasukan yang akan datang itu sifatnya untuk menjaga perdamaian, itu bisa berlangsung lebih lama menuju kepada perundingan politik."
"Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar, karena sebagaimana teman-teman tahu bahwa kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia juga sedang kita tingkatkan. Jadi, pemikiran beliau kita maksimalkan 20.000 prajurit kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi," ucap Sjafrie kepada wartawan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Jumat (14/11/2025).
Menhan menjelaskan, terdapat dua alternatif untuk bisa memberangkatkan puluhan ribu pasukan perdamaian itu ke Gaza. Alternatif pertama, pasukan dari Indonesia yang akan dikirim ini akan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Siap Kirim Pasukan ke Gaza!
"Yang kedua adalah di bawah persetujuan organisasi internasional yang diinisiasikan oleh Presiden Amerika Serikat," ucap dia.
Perihal opsi kedua ini, menurutnya memerlukan pembicaraan yang tidak dalam waktu singkat untuk menghasilkan kesepakatan bersama. "Bagi Indonesia, kita akan semua terlibat mendukung apabila semua negara-negara yang punya kompetensi itu setuju atas keterlibatan Indonesia, terutama bagi negara-negara Arab, yaitu Arab Saudi, Jordan, Mesir, Qatar, Emirat. Jadi ada lima yang kalau itu menyatakan silakan, maka Indonesia dengan senang hati akan melibatkan," ujar dia.
Dia menyampaikan bahwa tidak ada perbedaan prinsip terhadap pengiriman pasukan yang dilakukan sebelumnya dengan yang kini disiapkan. Pasukan yang diberangkatkan akan bertugas untuk operasi pemeliharaan perdamaian.
"Sehingga pasukan yang akan datang itu sifatnya untuk menjaga perdamaian, itu bisa berlangsung lebih lama menuju kepada perundingan politik."
(zik)
Lihat Juga :