Bertemu UNEP, Kemenhut Perkuat Kerja Sama di Bidang Kehutanan Internasional

Kamis, 13 November 2025 - 13:22 WIB
loading...
Bertemu UNEP, Kemenhut...
Wamenhut Rohmat Marzuki (kanan) bertemu dengan Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen di Kantor UNEP, dalam rangkaian kegiatan COP-30 Belem, Brasil, Senin (10/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
BELEM - Kementerian Kehutanan memperkuat komitmen kerja sama global di bidang kehutanan dan lingkungan hidup . Hal itu ditandai dengan pertemuan bilateral antara Wamenhut Rohmat Marzuki dengan Direktur Eksekutif United Nations Environment Programme (UNEP) Inger Andersen di Kantor UNEP, dalam rangkaian kegiatan COP-30 Belem, Brasil, Senin (10/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wamenhut mengapresiasi dukungan dan kerja sama yang telah terjalin antara Pemerintah Indonesia dan UNEP melalui Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama ini ditandatangani pada Oktober 2024 antara UNEP dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebelum transisi kelembagaan. Baca juga: Norwegia Puji Indonesia Akui 1,4 Juta Hektare Hutan Adat

Meski MoU belum sepenuhnya diimplementasikan pasca-transisi, Wamenhut menegaskan, kesepakatan tersebut menjadi fondasi kuat untuk melanjutkan dan memperluas kolaborasi di bidang kehutanan. “Kami memandang kerja sama antara Indonesia dan UNEP sebagai langkah penting untuk memperkuat aksi global dalam perlindungan hutan, mitigasi perubahan iklim, serta pemberdayaan masyarakat yang bergantung pada hutan,” katanya.

Ada tiga prioritas strategis Kementerian Kehutanan. Ketiganya yakni penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, pengembangan model multiusaha kehutanan, serta percepatan pengakuan dan pemberdayaan hutan sosial dan hutan adat . Meski demikian, Wamenhut menegaskan Program FOLU Net Sink 2030 tetap menjadi agenda strategis nasional untuk mencapai net zero emission di sektor kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030.

Wamenhut menekankan pentingnya dukungan UNEP dalam memperkuat pelaksanaan program ini. Terutama pada bidang restorasi hutan dan lahan gambut, peningkatan sistem MRV, safeguards lingkungan dan sosial, pengembangan kapasitas, serta pembiayaan inovatif untuk REDD+.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenhut juga mengungkapkan visi Indonesia untuk menjadikan negara ini sebagai pusat dan pasar karbon global. Caranya dengan memanfaatkan potensi besar hutan tropis sebagai pusat inovasi, pertukaran pengetahuan, dan investasi berkelanjutan berbasis karbon. Baca juga: Indonesia Perjuangkan 7 Agenda Kunci Kebijakan Iklim Dunia di COP30 Brasil

Indonesia juga menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama melalui International Tropical Peatlands Center (ITPC). Ke depan, ITPC diharapkan memperluas perannya dalam metodologi penghitungan karbon, pencegahan kebakaran gambut, serta model penghidupan berbasis restorasi, selaras dengan agenda FOLU Net Sink 2030 dan misi global UNEP.

“Kami yakin kemitraan yang diperbarui antara Indonesia dan UNEP akan memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam aksi kehutanan dan iklim global,” tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Indonesia-AS Perkuat...
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Produk Kehutanan Berbasis Keberlanjutan
Indonesia dan Republik...
Indonesia dan Republik Kongo Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan
Pertemuan Bilateral,...
Pertemuan Bilateral, FAO Sebut RI Mitra Kehutanan Paling Strategis di Dunia
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Ruben Onsu Siap Gugat...
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak dari Sarwendah
Berita Terkini
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved