Soeharto Pahlawan Nasional, Politisi Golkar: Masak Setiap Ada Kontra Harus Dibatalkan?

Selasa, 11 November 2025 - 19:34 WIB
loading...
Soeharto Pahlawan Nasional,...
Politisi muda Partai Golkar Jakarta M Fauzan Irvan menilai, Soeharto memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia, yang memimpin di masa transisi pasca-Orde Lama. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Politisi muda Partai Golkar Jakarta M Fauzan Irvan angkat bicara terkait polemik pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto. Menurut Fauzan, Soeharto memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia, baik sebagai prajurit TNI maupun sebagai kepala negara yang memimpin di masa transisi pasca-Orde Lama.

“Setiap pemimpin pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tidak ada yang sempurna. Bahkan dalam konteks sejarah bangsa, Soeharto memiliki peran penting yang tidak bisa dihapuskan begitu saja,” katanya dalam Dialog Nasional bertema Layakkah Soeharto Mendapat Gelar Pahlawan Nasional di Jakarta Barat, Selasa (11/11/2025). Baca juga: Daftar Lengkap 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara

Dalam dialog tersebut, Fauzan menjelaskan bahwa Soeharto adalah tokoh militer yang berjasa besar dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia. “Soeharto adalah prajurit terbaik yang pernah dimiliki TNI. Ia berperan penting dalam operasi Trikora yang membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda,” ujarnya.



Selain itu, Soeharto juga disebut berperan sentral dalam menumpas pemberontakan G30S/PKI dan mengembalikan stabilitas nasional di masa-masa genting. Menurut Fauzan, langkah tegas yang diambil Soeharto pada masa itu berperan besar dalam menjaga ideologi Pancasila sebagai dasar negara. “Kalau tidak ada tindakan dari Soeharto dalam peristiwa G30S/PKI, mungkin hari ini kita tidak lagi mengenal Pancasila sebagai ideologi bangsa. Ini fakta sejarah,” tegasnya.

Ia menambahkan, selama masa kepemimpinan Soeharto, banyak fondasi ekonomi dan infrastruktur nasional yang dibangun dan masih dirasakan manfaatnya hingga kini. “Kita tidak menutup mata bahwa ada pelanggaran atau kesalahan. Tapi kontribusi dan hasil nyata pembangunan di masa itu tidak bisa dihapuskan. Banyak generasi yang menikmati hasilnya sampai sekarang,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Fauzan menegaskan bahwa pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada seseorang bukanlah keputusan sepihak. Prosesnya panjang dan melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga kementerian terkait.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Tokoh Nasional Ajukan...
Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae, Nadiem: Dukungan Tegakkan Keadilan dan Kebenaran
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, Soeharto Berhenti dari Jabatan Presiden
Besok, Prabowo Resmikan...
Besok, Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Rekomendasi
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved