DPR Dukung Penuh Anggaran Masing-masing Unit Eselon I Kemensos
Senin, 14 September 2020 - 19:09 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Hartono Laras menyampaikan, Pagu Anggaran TA 2021 sebesar Rp92,817 triliun tersebut, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan kepada prioritas nasional dalam program perlindungan sosial.
A
A
A
JAKARTA - Komisi VIII DPR RI mendukung penuh usulan anggaran yang disampaikan masing-masing unit kerja (UKE) Eselon I Kemensos. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) ini, dibahas usulan anggaran Kemensos dimana Pagu Anggaran TA 2021 yang mencapai Rp92.817.590.291.000.
Dalam paparan dan pengantarnya pada RDP, Sekretaris Jenderal Hartono Laras menyampaikan, Pagu Anggaran TA 2021 sebesar Rp92,817 triliun tersebut, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan kepada prioritas nasional dalam program perlindungan sosial, yakni mencapai Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%, selebihnya untuk Dukungan manajemen.
“Dari anggaran untuk perlindungan sosial Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%,” tersebut, tersebar di masing masing unit kerja Eselon I kata Sekjen Hartono Laras, dalam “RDP yang membahas Pendalaman Pembahasan RKA K/L Ta 2021 & Isu Aktual dan Solusinya” di Ruang Komisi VIII, yang dihadiri Irjen, semua Dirjen dan Kepala BP3S, Senin (14/09/2020).
Dalam penjelasannya, masing-masing pimpinan UKE I menjelaskan alokasi dan penggunaan anggran, dimana di dalamnya tercermin untuk merespon dampak pandemi covid-19 dan penguatan program yang tertunda. Seperti Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) akan menganggarkan program Bantuan Sosial Tunai untuk 10 juta KPM pada tahun 2021, disamping program kartu sembako tentunya.
Sementara itu untuk Ditjen Linjamsos- melanjutkan Program Keluarga Harapan dan menambah cakupan komponen PKH, untuk Ditjen Rehsos, memperkuat Asistensi Rehsos (Atensi) di UPT yg menangani 5 klater sasaran dan sarana prasarana balai rehsos, untuk Ditjen Pemberdayaan Sosial akan melakukan redesign kube menjadi program kewirausahaan sosial (ProKus) dan puskesos.
Dalam paparan dan pengantarnya pada RDP, Sekretaris Jenderal Hartono Laras menyampaikan, Pagu Anggaran TA 2021 sebesar Rp92,817 triliun tersebut, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan kepada prioritas nasional dalam program perlindungan sosial, yakni mencapai Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%, selebihnya untuk Dukungan manajemen.
“Dari anggaran untuk perlindungan sosial Rp91.005.985.946.000 atau 98,04%,” tersebut, tersebar di masing masing unit kerja Eselon I kata Sekjen Hartono Laras, dalam “RDP yang membahas Pendalaman Pembahasan RKA K/L Ta 2021 & Isu Aktual dan Solusinya” di Ruang Komisi VIII, yang dihadiri Irjen, semua Dirjen dan Kepala BP3S, Senin (14/09/2020).
Dalam penjelasannya, masing-masing pimpinan UKE I menjelaskan alokasi dan penggunaan anggran, dimana di dalamnya tercermin untuk merespon dampak pandemi covid-19 dan penguatan program yang tertunda. Seperti Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) akan menganggarkan program Bantuan Sosial Tunai untuk 10 juta KPM pada tahun 2021, disamping program kartu sembako tentunya.
Sementara itu untuk Ditjen Linjamsos- melanjutkan Program Keluarga Harapan dan menambah cakupan komponen PKH, untuk Ditjen Rehsos, memperkuat Asistensi Rehsos (Atensi) di UPT yg menangani 5 klater sasaran dan sarana prasarana balai rehsos, untuk Ditjen Pemberdayaan Sosial akan melakukan redesign kube menjadi program kewirausahaan sosial (ProKus) dan puskesos.
Lihat Juga :