Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi, Kapolri: Polisi Terbuka dan Terima Evaluasi
Senin, 10 November 2025 - 19:57 WIB
loading...
Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025). Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan Korps Bhayangkara sejak awal selalu terbuka kritik dan evaluasi. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025). Sejumlah hal progresif dibahas dalam pertemuan tersebut.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan Korps Bhayangkara sejak awal selalu terbuka akan kritik dan evaluasi. Hal itu diserap demi melakukan evaluasi agar institusi Polri terus menjadi lebih baik sebagaimana diharapkan masyarakat luas.
Baca juga: Prabowo Lantik 10 Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
"Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan, menerima evaluasi, karena kita juga tentunya ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga, Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan masyarakat," ujar Sigit.
Dia menyadari Polri adalah anak kandung reformasi. Sebab itu, masyarakat memiliki harapan lebih terhadap Korps Bhayangkara.
"Khususnya kita memahami bahwa Polri adalah hasil buah reformasi, sehingga tentunya harapan masyarakat pasca-reformasi bisa ditindaklanjuti institusi Polri," katanya.
Dalam kesempatan rapat perdana ini, jajaran Polri bakal dengan cepat merespons seluruh arahan maupun masukan dari Komisi Percepatan Reformasi.
"Kami di sini sebagai upaya merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait rekomendasi-rekomendasi yang nanti diberikan Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti," ujar Sigit.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan Korps Bhayangkara sejak awal selalu terbuka akan kritik dan evaluasi. Hal itu diserap demi melakukan evaluasi agar institusi Polri terus menjadi lebih baik sebagaimana diharapkan masyarakat luas.
Baca juga: Prabowo Lantik 10 Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Jadi Ketua
"Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan, menerima evaluasi, karena kita juga tentunya ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga, Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan masyarakat," ujar Sigit.
Dia menyadari Polri adalah anak kandung reformasi. Sebab itu, masyarakat memiliki harapan lebih terhadap Korps Bhayangkara.
"Khususnya kita memahami bahwa Polri adalah hasil buah reformasi, sehingga tentunya harapan masyarakat pasca-reformasi bisa ditindaklanjuti institusi Polri," katanya.
Dalam kesempatan rapat perdana ini, jajaran Polri bakal dengan cepat merespons seluruh arahan maupun masukan dari Komisi Percepatan Reformasi.
"Kami di sini sebagai upaya merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait rekomendasi-rekomendasi yang nanti diberikan Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti," ujar Sigit.
(jon)
Lihat Juga :