Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto, PKS: Kami Menghormati

Senin, 10 November 2025 - 18:23 WIB
loading...
Prabowo Anugerahkan...
Presiden ke-2 RI Jenderal Besar TNI Soeharto. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto . Bapak Pembangunan itu dinilai memiliki peran kritikal untuk bangsa, seperti penumpasan Gerakan 30 September (G30S) PKI.

Presiden PKS Almuzzammil Yusuf mengatakan, tak ada manusia yang sempurna, termasuk Soeharto. Menurutnya, setiap manusia memiliki sisi kelam dalam hidup.

Untuk itu, Muzzammil menyatakan, pihaknya menghormati penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada Soeharto. Apalagi, pemberian gelar itu telah dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah.

"Gus Dur, Pak Harto, Marsinah, Sarwo Edhie, Pak Kiai Kholil, tokoh Sumatera Barat, pendidikan, semua punya hal yang menurut tim panitia seleksi terhadap pahlawan itu mereka yang punya kontribusi besar," kata Muzzammil saat ditemui di arena Rakernas PKS di Jakarta Barat, Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Soeharto Pahlawan Nasional, Fadli Zon Beberkan Alasannya

Muzzammil berkata, peran Soeharto amat besar untuk pembangunan bangsa. Selain itu, ia menilai Soeharto juga punya peran krusial saat G30S PKI.

"Kita tahu juga peninggalan Pak Harto dalam pembangunan, kita lihat dengan mata kepala kita, dan peran Pak Harto dalam G30S PKI itu sangat kritikal, sangat krusial. Kalau kita waktu itu kalah pada waktu G30 SPKI, hari ini kita sebagai negara apa? Jangan-jangan sila pertama Pancasila kita hilang," katanya.

Muzzammil meminta semua pihak bisa menilai dan mempertimbangkan sosok yang mendapat gelar pahlawan secara integral. Ia pun menyatakan, PKS menghormati pemberian gelar pahlawan tersebut.

"Saya kira kami menghormati, siapa pun yang telah diputuskan oleh timnya Pak Prabowo, kita hormati. Semoga kita ke depan bisa menghadirkan pahlawan-pahlawan yang lebih baik lagi untuk bangsa dan negara."

Baca Juga: Profil Rahmah El Yunusiyyah, Tokoh Perempuan Minangkabau yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Dalam rakernas itu, Muzzammil juga menyampaikan, pihaknya turut berkontemplasi di Hari Pahlawan. Ia pun menyerukan pada seluruh kader PKS untuk menjadi insan yang berpahlawan.

"Pahlawan itu dari orang yang banyak pahala, pahlawan orang-orang yang banyak kontribusinya, kebaikannya. Kita berharap malah di forum ini semoga PKS bisa menjadi kader pengurus pejabat publik yang menghadirkan banyak kontribusi untuk bangsa dan negara," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Gelar pahlawan diberikan termasuk Presiden ke-2 Soeharto dan ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Penganugerahan gelar pahlawan nasional merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Acara penganugerahan tersebut juga dihadiri oleh para ahli waris yang sekaligus mewakili para tokoh untuk menerima gelar pahlawan.



Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025, 10 tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional adalah:

1. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur - Jawa Timur
2. Jenderal Besar TNI Soeharto - Jawa Tengah
3. Marsinah - Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmaja - Jawa Barat
5. Hj. Rahmah El Yunusiyyah - Sumatera Barat
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo - Jawa Tengah
7. Sultan Muhammad Salahuddin - NTB
8. Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur
9. Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara
10. Zainal Abidin Syah - Maluku Utara.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Rekomendasi
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved