Peringati Hari Wayang Nasional, Senawangi Dorong Pekerja Seni Bangun Ketahanan Budaya
Senin, 10 November 2025 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
"Kegiatan Living ICH Forum yang ke-5 ini bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi pelaku seni, pemangku kepentingan budaya wayang Indonesia, dan masyarakat pewayangan khususnya Generasi-Z pewayangan Indonesia untuk turut membangun ketahanan budaya yang tangguh dan inklusif," katanya.
Dia berharap, kegiatan ini dapat memberikan masukan dalam penyusunan kebijakan bagi pemerintah untuk memberikan ruang berkesenian dan berbudaya serta mendorong tumbuhkembangnya kreativitas, menjaga kebinekaan dan mempertahankan inklusivitas.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
"Budaya pewayangan yang inklusif adalah lingkungan budaya yang secara aktif menerima, menghargai, dan melibatkan semua individu, memastikan bahwa setiap warga bangsa merasa diterima, dihormati, dan diberdayakan untuk berkontribusi sepenuhnya tanpa melihat latar belakang atau perbedaan apa pun," ujarnya.
Dia menyebut, lingkungan memastikan keberagaman diterima secara aktif, bukan sekadar ada sehingga semua warga bangsa dapat berkontribusi tanpa takut bias atau diskriminasi.
"Dengan memperkuat ketahanan kebudayaan nasional yang inklusif, Indonesia dapat meningkatkan diplomasi budayanya dan menempatkan kebudayaan sebagai salah satu modal untuk membangun peradaban bangsa dan dunia," ucapnya.
Dia berharap, kegiatan ini dapat memberikan masukan dalam penyusunan kebijakan bagi pemerintah untuk memberikan ruang berkesenian dan berbudaya serta mendorong tumbuhkembangnya kreativitas, menjaga kebinekaan dan mempertahankan inklusivitas.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
"Budaya pewayangan yang inklusif adalah lingkungan budaya yang secara aktif menerima, menghargai, dan melibatkan semua individu, memastikan bahwa setiap warga bangsa merasa diterima, dihormati, dan diberdayakan untuk berkontribusi sepenuhnya tanpa melihat latar belakang atau perbedaan apa pun," ujarnya.
Dia menyebut, lingkungan memastikan keberagaman diterima secara aktif, bukan sekadar ada sehingga semua warga bangsa dapat berkontribusi tanpa takut bias atau diskriminasi.
"Dengan memperkuat ketahanan kebudayaan nasional yang inklusif, Indonesia dapat meningkatkan diplomasi budayanya dan menempatkan kebudayaan sebagai salah satu modal untuk membangun peradaban bangsa dan dunia," ucapnya.
Lihat Juga :