Menyambut Kepulangan Dai MUI Usai Mengabdi di Papua Barat
Senin, 14 September 2020 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah, KH Abdussomad Buchori, yang juga memberi sambutan pada acara tersebut secara online, memberi arahan agar para dai yang kembali dari Papua Barat ini tidak berhenti berdakwah, bahkan harus terus mengembangkan ilmunya dengan mempelajari kitab tafsir, hadits, fiqih, dan lainnya.
Ia berpesan, agar para dai menuliskan pengalaman berdakwahnya di dalam sebuah buku untuk bahan acuan bagi dai-dai berikutnya yang akan dikirim ke daerah minoritas muslim dan daerah perbatasan pada masa yang akan dayang.
Saat diminta menceritakan pengalamannya, para dai menceritakan dengan penuh semangat. Rata-rata mereka mengatakan bahwa masyarakat di sana sangat ramah dan dapat menjaga sikap toleransi, sehingga mereka sangat nyaman hidup di tengah-tengah masyakat papua.
Di papua Barat, mereka telah berdakwah dengan mengajar ngaji, mengajari tatacara ibadah, menjadi khotib sholat jum’at, membina muallaf dan turut serta dalam kegiatan sosial. Selama setahun di Papua Barat, mereka ditempatkan di lima kabupaten, yaitu Manokwari Selatan, Kaimana, Bintuni, Raja Amapat dan Sorong Selatan.
Ia berpesan, agar para dai menuliskan pengalaman berdakwahnya di dalam sebuah buku untuk bahan acuan bagi dai-dai berikutnya yang akan dikirim ke daerah minoritas muslim dan daerah perbatasan pada masa yang akan dayang.
Saat diminta menceritakan pengalamannya, para dai menceritakan dengan penuh semangat. Rata-rata mereka mengatakan bahwa masyarakat di sana sangat ramah dan dapat menjaga sikap toleransi, sehingga mereka sangat nyaman hidup di tengah-tengah masyakat papua.
Di papua Barat, mereka telah berdakwah dengan mengajar ngaji, mengajari tatacara ibadah, menjadi khotib sholat jum’at, membina muallaf dan turut serta dalam kegiatan sosial. Selama setahun di Papua Barat, mereka ditempatkan di lima kabupaten, yaitu Manokwari Selatan, Kaimana, Bintuni, Raja Amapat dan Sorong Selatan.
(maf)
Lihat Juga :