Majukan UMKM Desa, MNC Peduli Bantu Pemasaran dan Sosialisasi Produk Pelaku Usaha
Sabtu, 08 November 2025 - 20:49 WIB
loading...
A
A
A
Angela menambahkan, pelaku usaha perlu mengidentifikasi potensi daerah serta meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya. “Kita harus identifikasi potensi daerah dan bagaimana mengembangkan SDM daerah tersebut supaya bisa melakukan riset dan pengembangan yang menambah nilai produk,” ucapnya.
Selain itu, Angela menilai pelaku UMKM juga harus mampu memperluas akses pasar. Ia mengapresiasi kegiatan yang digelar Yayasan Setara Indonesia dan INOTEK karena memberi kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk menjalin kerja sama bisnis yang lebih luas.
“Tadi kita lihat ada MoU dengan beberapa pihak sehingga bisa langsung akses ekspor dan juga langsung ada akses pasarnya. Jadi saya rasa ini hal yang konkret sekali dan butuh kerja sama berbagai pihak agar pengembangan pangan di Indonesia terus berjalan,” tutur Angela.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Program Desa Emas 2025 ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Melalui program ini, pihaknya mengarahkan pelaku UMKM untuk menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah.
"Kita sudah turun di Sukabumi, di Bogor, di sekitar Lido, tapi juga ada wilayah di Indramayu, Magelang, Karawang, dan beberapa daerah lainnya. Kita akan terus keliling karena Pak Prabowo menginginkan kedaulatan pangan," ujar Sandi.
Sandi berharap, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, kata dia, program ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Asta Cita. "Pemerintah sudah menetapkan enam dari delapan Asta Cita berada di sektor pangan. Ini bisa kita kembangkan bersama," tuturnya.
Di tempat yang sama, Owner Riva Cake, Vini Wulan Dhiani (Vini), mengaku sangat terbantu dengan keberadaan MNC Peduli. Ia menyebut peran lembaga tersebut sangat berdampak besar terhadap pengembangan usahanya.
"Keterlibatannya sangat besar ya, karena selama pendidikan dan pelatihan kemarin, kami dilatih dengan berbagai macam materi. Materi yang selama ini kami minim, akhirnya jadi tahu dan bisa diterapkan," tutur Vini.
Selain itu, Angela menilai pelaku UMKM juga harus mampu memperluas akses pasar. Ia mengapresiasi kegiatan yang digelar Yayasan Setara Indonesia dan INOTEK karena memberi kesempatan bagi pelaku usaha kecil untuk menjalin kerja sama bisnis yang lebih luas.
“Tadi kita lihat ada MoU dengan beberapa pihak sehingga bisa langsung akses ekspor dan juga langsung ada akses pasarnya. Jadi saya rasa ini hal yang konkret sekali dan butuh kerja sama berbagai pihak agar pengembangan pangan di Indonesia terus berjalan,” tutur Angela.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Setara Indonesia dan Yayasan INOTEK Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Program Desa Emas 2025 ditujukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Melalui program ini, pihaknya mengarahkan pelaku UMKM untuk menciptakan peluang usaha sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah.
"Kita sudah turun di Sukabumi, di Bogor, di sekitar Lido, tapi juga ada wilayah di Indramayu, Magelang, Karawang, dan beberapa daerah lainnya. Kita akan terus keliling karena Pak Prabowo menginginkan kedaulatan pangan," ujar Sandi.
Sandi berharap, program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi, kata dia, program ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan Asta Cita. "Pemerintah sudah menetapkan enam dari delapan Asta Cita berada di sektor pangan. Ini bisa kita kembangkan bersama," tuturnya.
Di tempat yang sama, Owner Riva Cake, Vini Wulan Dhiani (Vini), mengaku sangat terbantu dengan keberadaan MNC Peduli. Ia menyebut peran lembaga tersebut sangat berdampak besar terhadap pengembangan usahanya.
"Keterlibatannya sangat besar ya, karena selama pendidikan dan pelatihan kemarin, kami dilatih dengan berbagai macam materi. Materi yang selama ini kami minim, akhirnya jadi tahu dan bisa diterapkan," tutur Vini.
Lihat Juga :