Rencana Ketum Projo Budi Arie Gabung Gerindra Ditolak Tidar
Sabtu, 08 November 2025 - 12:10 WIB
loading...
A
A
A
Rocky menilai, langkah Budi Arie yang sebelumnya dikenal sebagai pimpinan relawan pendukung presiden petahana, harus dilihat secara hati-hati agar tidak mengaburkan arah perjuangan partai.
![Rencana Ketum Projo Budi Arie Gabung Gerindra Ditolak Tidar]()
Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar) Rocky Candra. Foto/Istimewa
Aspirasi kader Tidar saat ini, tegas Rocky, menolak jika Budi Arie masuk Gerindra. Dia mengingatkan bahwa sejarah politik Indonesia menunjukkan banyak partai besar melemah bukan karena serangan dari luar, melainkan karena infiltrasi dari dalam.
"Banyak partai besar yang tumbang bukan karena diserang lawan, tapi karena dipecah dari dalam. Kami tidak ingin Gerindra mengulangi kesalahan itu," ujarnya.
Meski begitu, Rocky menegaskan bahwa seluruh kader tetap percaya pada kebijaksanaan Ketua Umum Prabowo Subianto dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam menentukan arah politik partai. Menurutnya, keputusan DPP selalu berorientasi pada kepentingan bangsa dan menjaga keutuhan partai.
"Pak Prabowo selalu mengajarkan kami berpikir jernih, berani berkata benar, dan tidak lupa pada akar perjuangan. Kami yakin beliau arif dan tahu siapa yang datang dengan niat tulus, dan siapa yang datang dengan niat mengambil kesempatan," ujar anggota DPR RI asal Jambi itu.
Rocky menegaskan, Gerindra bukan partai yang dibangun dari kekuasaan, tetapi dari semangat pengorbanan dan kesetiaan kepada rakyat. Ia mengingatkan bahwa banyak kader telah berjuang sejak masa-masa sulit, dan semangat itu harus tetap dijaga.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Tunas Indonesia Raya (PP Tidar) Rocky Candra. Foto/Istimewa
Aspirasi kader Tidar saat ini, tegas Rocky, menolak jika Budi Arie masuk Gerindra. Dia mengingatkan bahwa sejarah politik Indonesia menunjukkan banyak partai besar melemah bukan karena serangan dari luar, melainkan karena infiltrasi dari dalam.
"Banyak partai besar yang tumbang bukan karena diserang lawan, tapi karena dipecah dari dalam. Kami tidak ingin Gerindra mengulangi kesalahan itu," ujarnya.
Meski begitu, Rocky menegaskan bahwa seluruh kader tetap percaya pada kebijaksanaan Ketua Umum Prabowo Subianto dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam menentukan arah politik partai. Menurutnya, keputusan DPP selalu berorientasi pada kepentingan bangsa dan menjaga keutuhan partai.
"Pak Prabowo selalu mengajarkan kami berpikir jernih, berani berkata benar, dan tidak lupa pada akar perjuangan. Kami yakin beliau arif dan tahu siapa yang datang dengan niat tulus, dan siapa yang datang dengan niat mengambil kesempatan," ujar anggota DPR RI asal Jambi itu.
Rocky menegaskan, Gerindra bukan partai yang dibangun dari kekuasaan, tetapi dari semangat pengorbanan dan kesetiaan kepada rakyat. Ia mengingatkan bahwa banyak kader telah berjuang sejak masa-masa sulit, dan semangat itu harus tetap dijaga.
Lihat Juga :