Presiden Prabowo Umumkan Penerima Gelar Pahlawan Nasional pada 10 November
Sabtu, 08 November 2025 - 06:08 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto. Foto/Dok BPMI Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan nama-nama penerima gelar pahlawan nasional tepat di Hari Pahlawan yang jatuh pada Senin (10/11/2025). Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Untuk gelar pahlawan rencana akan insyaallah mungkin hari Senin. Nanti akan ada semacam keputusan pemberian gelar pahlawan nasional," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepribadian, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).
Prasetyo mengaku belum mengetahui pasti siapa saja yang akan mendapat gelar tersebut pada Senin depan. "Total? Total. Belum tahu," ucapnya.
Prasetyo memastikan pengusulan seluruh pahlawan nasional sudah melalui prosedur. Pernyataan ini turut merespons berbagai polemik terhadap usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto.
"Bahwa ada pro kontra, bahwa ada yang mungkin setuju mungkin tidak itu bagian dari aspirasi. Tetapi marilah sekali lagi kita mengajak semuanya untuk melihat yang positif. Melihat yang baik," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon menyampaikan bahwa jumlah yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ada 49 tokoh.
Baca Juga: Fadli Zon Pastikan Marsinah Masuk Usulan Nama Pahlawan Nasional: Perjuangannya Menginspirasi
"Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama," kata Fadli Zon kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Fadli Zon menerangkan, pihaknya telah melakukan kajian dan penelitian untuk menyeleksi nama-nama tokoh yang memenuhi syarat dan layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Hasilnya, kata dia, semua yang disampaikan telah memenuhi syarat.
"Jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat, semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat. Perjuangannya semua jelas, latar belakangnya, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah gitu ya, riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan saksama melalui beberapa layer, beberapa tahap," ujar Fadli.
Dari hasil penelitian tersebut, lanjut dia, terdapat 24 nama tokoh yang masuk dalam daftar prioritas. Namun, Fadli belum merinci nama-nama tersebut.
"Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas," tegasnya.
"Untuk gelar pahlawan rencana akan insyaallah mungkin hari Senin. Nanti akan ada semacam keputusan pemberian gelar pahlawan nasional," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepribadian, Jakarta Pusat, Jumat (7/11/2025).
Prasetyo mengaku belum mengetahui pasti siapa saja yang akan mendapat gelar tersebut pada Senin depan. "Total? Total. Belum tahu," ucapnya.
Prasetyo memastikan pengusulan seluruh pahlawan nasional sudah melalui prosedur. Pernyataan ini turut merespons berbagai polemik terhadap usulan pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto.
"Bahwa ada pro kontra, bahwa ada yang mungkin setuju mungkin tidak itu bagian dari aspirasi. Tetapi marilah sekali lagi kita mengajak semuanya untuk melihat yang positif. Melihat yang baik," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Kebudayaan yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon menyampaikan bahwa jumlah yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ada 49 tokoh.
Baca Juga: Fadli Zon Pastikan Marsinah Masuk Usulan Nama Pahlawan Nasional: Perjuangannya Menginspirasi
"Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama," kata Fadli Zon kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Fadli Zon menerangkan, pihaknya telah melakukan kajian dan penelitian untuk menyeleksi nama-nama tokoh yang memenuhi syarat dan layak mendapatkan gelar pahlawan nasional. Hasilnya, kata dia, semua yang disampaikan telah memenuhi syarat.
"Jadi tidak ada yang tidak memenuhi syarat, semua yang telah disampaikan ini memenuhi syarat. Perjuangannya semua jelas, latar belakangnya, riwayat hidupnya, dan sudah diuji secara akademik, secara ilmiah gitu ya, riwayat perjuangannya ini telah diteliti dengan saksama melalui beberapa layer, beberapa tahap," ujar Fadli.
Dari hasil penelitian tersebut, lanjut dia, terdapat 24 nama tokoh yang masuk dalam daftar prioritas. Namun, Fadli belum merinci nama-nama tersebut.
"Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas," tegasnya.
(zik)
Lihat Juga :