Titiek Soeharto Apresiasi Komitmen Polri Dukung Pendidikan dan Program MBG
Jum'at, 07 November 2025 - 14:51 WIB
loading...
Titiek Soeharto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Pembina YKB Juliati Sigit Prabowo berkunjung ke Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polres Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/11/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
KARANGANYAR - Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi ( Titiek Soeharto ) mengapresiasi tinggi Polri atas inisiatif serta komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan gizi anak. Komitmen itu diwujudkan melalui program Sekolah dan Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Polres Karanganyar, Jawa Tengah.
Titiek berkunjung ke lokasi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Pembina YKB Juliati Sigit Prabowo, Jumat (7/11/2025). Hal ini sebagai bagian dari peninjauan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Baca juga: Kapolri Kunjungi SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Didampingi Titiek Soeharto
Dalam kunjungan itu, Titiek mengaku kagum dengan inisiatif Polri yang turut berkontribusi langsung dalam memperbaiki sistem pendidikan dan gizi anak bangsa. Ia menilai langkah Polri menghadirkan sekolah unggulan dan dapur gizi berstandar tinggi merupakan bukti nyata pengabdian kepolisian di luar fungsi keamanan.
"Ini luar biasa, karena sekolah dan SPPG ini bukan program kementerian, tapi inisiatif dari Pak Kapolri dan jajarannya untuk menghadirkan pendidikan dan gizi yang layak bagi anak-anak di sekitar wilayah kepolisian,” katanya.
Ia juga memuji kondisi SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar yang sangat bersih, modern, dan nyaman. Menurutnya, fasilitas sekolah yang ber-AC, tenaga pendidik yang profesional, serta adanya dukungan makan bergizi gratis menjadi contoh konkret kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda.
“Tidak semua sekolah di negeri ini bahkan di Jakarta memiliki fasilitas seperti ini. Saya sangat mengapresiasi Pak Kapolri dan seluruh jajaran yang telah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia,” tambahnya.
Selain meninjau sekolah, rombongan juga melihat langsung proses pengolahan makanan di SPPG Bhayangkari Karanganyar. Dalam kunjungan itu, Kapolri mengecek proses memasak, pengujian sampel makanan, hingga instalasi pembuangan air limbah (IPAL).
Menurut Titiek, sistem pengelolaan MBG di SPPG Karanganyar sudah memenuhi standar kebersihan dan higienitas tinggi. Mulai dari pemilihan bahan baku dari UMKM lokal, pengawasan ahli gizi, hingga pengecekan kelayakan makanan oleh guru sebelum dibagikan kepada siswa.
“Kebersihannya luar biasa. Semua prosesnya sangat higienis dan makanan yang disajikan juga diuji dengan alat tes. Ini bisa menjadi contoh bagi SPPG lainnya di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi bahwa seluruh petugas pengelola SPPG telah mendapatkan jaminan BPJS. Hal ini sebagai bentuk perhatian Polri terhadap kesejahteraan tenaga kerja.
SPPG YKB Karanganyar yang dibangun di bawah pengawasan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto ini telah menyalurkan MBG kepada 4.000 siswa di 16 sekolah, dari jenjang PAUD hingga SMA. Uji coba pelaksanaan telah berjalan sejak akhir September dengan peningkatan kapasitas hingga 1.750 porsi per hari. Baca juga: BPS: Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Sektor Peternakan
Titiek berharap, apa yang telah dilakukan Polri melalui YKB dapat menjadi model sinergi nasional antara lembaga negara dan masyarakat dalam memperkuat kualitas pendidikan, gizi, dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. "Semoga inisiatif ini bisa ditiru oleh lembaga-lembaga lain,” tandasnya.
Sebagai penutup kunjungan, Kapolri menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Karanganyar. bantuan berupa paket bahan pokok, di antaranya beras, gula, minyak goreng, teh, biskuit, dan mi instan.
Titiek berkunjung ke lokasi bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Pembina YKB Juliati Sigit Prabowo, Jumat (7/11/2025). Hal ini sebagai bagian dari peninjauan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Baca juga: Kapolri Kunjungi SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar, Didampingi Titiek Soeharto
Dalam kunjungan itu, Titiek mengaku kagum dengan inisiatif Polri yang turut berkontribusi langsung dalam memperbaiki sistem pendidikan dan gizi anak bangsa. Ia menilai langkah Polri menghadirkan sekolah unggulan dan dapur gizi berstandar tinggi merupakan bukti nyata pengabdian kepolisian di luar fungsi keamanan.
"Ini luar biasa, karena sekolah dan SPPG ini bukan program kementerian, tapi inisiatif dari Pak Kapolri dan jajarannya untuk menghadirkan pendidikan dan gizi yang layak bagi anak-anak di sekitar wilayah kepolisian,” katanya.
Ia juga memuji kondisi SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar yang sangat bersih, modern, dan nyaman. Menurutnya, fasilitas sekolah yang ber-AC, tenaga pendidik yang profesional, serta adanya dukungan makan bergizi gratis menjadi contoh konkret kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda.
“Tidak semua sekolah di negeri ini bahkan di Jakarta memiliki fasilitas seperti ini. Saya sangat mengapresiasi Pak Kapolri dan seluruh jajaran yang telah ikut serta memperbaiki pendidikan di Indonesia,” tambahnya.
Selain meninjau sekolah, rombongan juga melihat langsung proses pengolahan makanan di SPPG Bhayangkari Karanganyar. Dalam kunjungan itu, Kapolri mengecek proses memasak, pengujian sampel makanan, hingga instalasi pembuangan air limbah (IPAL).
Menurut Titiek, sistem pengelolaan MBG di SPPG Karanganyar sudah memenuhi standar kebersihan dan higienitas tinggi. Mulai dari pemilihan bahan baku dari UMKM lokal, pengawasan ahli gizi, hingga pengecekan kelayakan makanan oleh guru sebelum dibagikan kepada siswa.
“Kebersihannya luar biasa. Semua prosesnya sangat higienis dan makanan yang disajikan juga diuji dengan alat tes. Ini bisa menjadi contoh bagi SPPG lainnya di seluruh Indonesia,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi bahwa seluruh petugas pengelola SPPG telah mendapatkan jaminan BPJS. Hal ini sebagai bentuk perhatian Polri terhadap kesejahteraan tenaga kerja.
SPPG YKB Karanganyar yang dibangun di bawah pengawasan Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto ini telah menyalurkan MBG kepada 4.000 siswa di 16 sekolah, dari jenjang PAUD hingga SMA. Uji coba pelaksanaan telah berjalan sejak akhir September dengan peningkatan kapasitas hingga 1.750 porsi per hari. Baca juga: BPS: Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Sektor Peternakan
Titiek berharap, apa yang telah dilakukan Polri melalui YKB dapat menjadi model sinergi nasional antara lembaga negara dan masyarakat dalam memperkuat kualitas pendidikan, gizi, dan kesejahteraan anak-anak Indonesia. "Semoga inisiatif ini bisa ditiru oleh lembaga-lembaga lain,” tandasnya.
Sebagai penutup kunjungan, Kapolri menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat Karanganyar. bantuan berupa paket bahan pokok, di antaranya beras, gula, minyak goreng, teh, biskuit, dan mi instan.
(poe)
Lihat Juga :