SEMMI Apresiasi Polri Bongkar Pelanggaran Ekspor Produk CPO

Jum'at, 07 November 2025 - 08:40 WIB
loading...
SEMMI Apresiasi Polri...
SEMMI mengapresiasi Polri yang membongkar kasus dugaan korupsi pelanggaran ekspor produk turunan CPO di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Polri membongkar kasus dugaan korupsi pelanggaran ekspor produk turunan CPO (Crude Palm Oil) sebanyak 87 kontainer di TPS Multi Terminal Indonesia - NPCT Common Area, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025). Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI).



Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Sandri Rumanama mengatakan, Polri telah membuktikan dedikasi dan pengabdian penuh bagi bangsa dan negara Indonesia. Dalam hal ini Polri berhasil menjalankan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi kerugian negara dari penyelewengan ekspor.

Baca juga: Bongkar Pelanggaran Ekspor Turunan CPO, Kapolri: Selamatkan Kerugian Negara

"Keberhasilan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo membongkar kasus ekspor turunan CPO 87 kontainer menjadi bukti nyata, bahwa Polri ada di garda terdepan dalam menyelamatkan negara dari ulah pengusaha gelap yang kerap merugikan keuangan negara," kata Sandri Rumanama kepada awak media dikutip Jumat (7/11/2025).

Selain menyelamatkan keuangan negara, Sandri menilai Polri telah berhasil menjaga wibawa Indoensia sebagai negara hukum yang berdaulat, dan tidak bisa dikendalikan oleh pengusaha kotor yang menghalalkan segala cara untuk meraih keuntungan.

Berkat keberhasilan Polri ini, jelas Sandri, maka penjahat-penjahat yang menjalankan usaha dengan cara salah akan gentar dan berpikir beribu kali untuk menjalankan bisnis kotor di Indonesia.

Baca juga: Kasus Pelanggaran Ekspor Produk Turunan CPO, Kerugian Negara Rp2,8 Triliun

"Apa yang dilakukan Polri ini adalah pesan bagi para pengusaha kotor, bahwa kejahatan yang merugikan keuangan negara akan berhadapan dengan penindakan hukum yang dilakulam Polri sebagai alat negara. Ini warning keras bagi para penjahat agar segera bertobat," lanjut Sandri yang juga menjabat Direktur Haidar Alwi Institut itu.

Secara khusus, dia mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mampu menerjemahkan arahan Presiden Prabowo dengan aksi nyata di lapangan. Tanpa banyak retorika, tapi hasil kerjanya nyata.

"Apa yang menjadi arahan Presiden Prabowo langsung ditindaklanjuti Kapolri dengan aksi nyata di lapangan. Pengungkapan kasus penyalahgunaan ekspor produk turunan CPO ini adalah bukti kinerja dalam menyelamatkan keuangan negara," lanjut Sandri.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Polri membentuk satgas khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara Polri sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo agar mengurangi potensi terjadinya kerugian negara.

"Alhamdulillah, sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto terkait dengan upaya untuk terus mengurangi potensi kerugian-kerugian negara maka kami, Polri, membentuk Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara," kata Sigit dalam jumpa pers operasi gabungan DJBC-DJP Kemenkeu dan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri.

Jenderal Sigit menegaskan, setelah dibentuknya Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri, tim tersebut langsung bersinergisitas dengan lembaga lain dalam melakukan upaya untuk mencegah terjadinya kerugian negara.

"Alhamdulillah, hasil kerja sama dengan Dirjen Beacukai, beberapa waktu yang lalu telah dilakukan kegiatan pendalaman dengan sistem mirroring analisis Satgasus terhadap PT MMS terkait dengan adanya kelonjakan yang luar biasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Naik hampir 278 persen. Dan ini tentunya menjadi hal yang anomali dan dilakukan pendalaman oleh tim," papar Sigit.

Kapolri mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ekspor turunan produk CPO ini bisa sukses karena dijalankan dengan perencanaan strategis. Dimulai dari pendalaman bersama seluruh pihak, kemudian pemeriksaan di tiga laboratorium yang menyatakan bahwa kandungannya tidak sesuai dengan komoditas yang seharusnya mendapatkan kompemsasi bebas pajak.

"Di dalamnya berisi sebagian besar komoditas campuran dari produk turunan kelapa sawit. Ini yang tentunya akan kita tindak lanjuti bersama dengan bea cukai untuk pendalaman. Dan Alhamdulillah dari yang bisa diamankan, ada kurang lebih 87 kontainer yang kita duga melakukan pelanggaran ekspor produk turunan CPO," ungkap Kapolri.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Foto Presiden Prabowo...
Foto Presiden Prabowo Berkibar di Langit saat Hari Bhayangkara ke-80
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
Di Hadapan Prabowo,...
Di Hadapan Prabowo, Kapolri: SPPG Polri Berhasil Pertahankan Zero Accident
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Rekomendasi
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved