Kekayaan Abdul Wahid Rp4,8 Miliar, Gubernur Riau yang Jadi Tersangka Korupsi
Rabu, 05 November 2025 - 15:33 WIB
loading...
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid. Hari ini, Rabu (5/11/2025) Abdul Wahid ditetapkan tersangka dugaan korupsi. Foto: Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid. Hari ini, Rabu (5/11/2025) Abdul Wahid ditetapkan tersangka dugaan korupsi.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada 31 Maret 2024, Abdul Wahid tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp4,8 miliar.
Baca juga: Quattrick! Sudah 4 Gubernur Riau Ditangkap KPK, Ini Nama-namanya
Penangkapan Abdul Wahid bersama 9 orang lainnya, salah satunya Kepala Dinas PUPR Riau. Ketika diperlihatkan di Gedung KPK sebagai tersangka, Abdul Wahid mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan terborgol.
Abdul Wahid memiliki 12 bidang tanah dan bangunan, dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru dengan luas masing-masing 100 m2 dan 20.000 m2 senilai Rp800 juta per bidang. Di Kabupaten Kampar, dia tercatat memiliki lahan seluas 14.900 m2 dan 16.400 m2 dengan nilai total Rp320 juta, sedangkan di Jakarta Selatan terdapat aset senilai Rp2,3 miliar dengan luas 1.555 m2.
Selain itu, Wahid juga memiliki dua kendaraan yaitu Toyota Fortuner tahun 2016 dan Mitsubishi Pajero tahun 2017 dengan nilai total Rp780 juta. Untuk kas dan setara kas, dia melaporkan kepemilikan Rp621 juta. Sementara utangnya tercatat Rp1,5 miliar. Dengan demikian, total harta bersihnya mencapai Rp 4,8 miliar.
Berdasarkan data KPK, kekayaan Abdul Wahid masih lebih kecil dibandingkan wakilnya SF Hariyanto yang tercatat memiliki total kekayaan Rp14,05 miliar. Hariyanto melaporkan harta kekayaannya terakhir pada 14 Maret 2024, sementara Wahid pada 31 Maret 2024.
Karier politiknya dimulai saat dia menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia pernah menjabat Anggota DPR periode 2019–2024 kemudian memenangkan Pilgub Riau 2025 bersama pasangannya SF Hariyanto dengan perolehan suara mencapai 1.224.193 suara.
MG/Nesya Naila Naulia
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke KPK pada 31 Maret 2024, Abdul Wahid tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp4,8 miliar.
Baca juga: Quattrick! Sudah 4 Gubernur Riau Ditangkap KPK, Ini Nama-namanya
Penangkapan Abdul Wahid bersama 9 orang lainnya, salah satunya Kepala Dinas PUPR Riau. Ketika diperlihatkan di Gedung KPK sebagai tersangka, Abdul Wahid mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan terborgol.
Kekayaan Abdul Wahid Rp4,8 Miliar
Mayoritas aset Abdul Wahid berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,8 miliar yang tersebar di Pekanbaru, Kampar, Indragiri Hilir, dan Jakarta Selatan.Abdul Wahid memiliki 12 bidang tanah dan bangunan, dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru dengan luas masing-masing 100 m2 dan 20.000 m2 senilai Rp800 juta per bidang. Di Kabupaten Kampar, dia tercatat memiliki lahan seluas 14.900 m2 dan 16.400 m2 dengan nilai total Rp320 juta, sedangkan di Jakarta Selatan terdapat aset senilai Rp2,3 miliar dengan luas 1.555 m2.
Selain itu, Wahid juga memiliki dua kendaraan yaitu Toyota Fortuner tahun 2016 dan Mitsubishi Pajero tahun 2017 dengan nilai total Rp780 juta. Untuk kas dan setara kas, dia melaporkan kepemilikan Rp621 juta. Sementara utangnya tercatat Rp1,5 miliar. Dengan demikian, total harta bersihnya mencapai Rp 4,8 miliar.
Berdasarkan data KPK, kekayaan Abdul Wahid masih lebih kecil dibandingkan wakilnya SF Hariyanto yang tercatat memiliki total kekayaan Rp14,05 miliar. Hariyanto melaporkan harta kekayaannya terakhir pada 14 Maret 2024, sementara Wahid pada 31 Maret 2024.
Profil Abdul Wahid
Abdul Wahid lahir di Desa Belaras, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, 21 November 1980. Dia merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Latar belakang pendidikannya dimulai dari Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di Sumatera Barat, lalu melanjutkan studi ke jenjang S-1 Pendidikan Agama Islam di UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.Karier politiknya dimulai saat dia menjadi kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia pernah menjabat Anggota DPR periode 2019–2024 kemudian memenangkan Pilgub Riau 2025 bersama pasangannya SF Hariyanto dengan perolehan suara mencapai 1.224.193 suara.
MG/Nesya Naila Naulia
(jon)
Lihat Juga :