Ketua PP Muhammadiyah: Tidak Elok Ratusan Ribu Jemaah Haji Dilayani Dua Perusahan
Selasa, 04 November 2025 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Anwar menambahkan, solusi jika memang pemerintah ingin mempermudah melibatkan banyak perusahaan sebagai syarikah haji 2026. Salah satunya, pemerintah bisa membentuk cluster jemaah dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
“Itu bisa dibuat cluster-cluster kan, cluster Jemaah dari Sumatera diurus perusahaan Sumatera, Sulawesi diurus perusahan Sulawesi, Kalimantan diurus perusahaan Kalimantan, Jawa bisa dibagi dua. Jawa dan Banten bersatu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Kemenhaj sudah memilih dua syarikah haji 2026. Dua syarikah tersebut adalah adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest. Sementara kuota haji Indonesia pada 2026 mencapai 221.000. Jumlah tersebut terdiri dari kuota haji reguler 203.000 jemaah lebih dan kuota haji khusus mencapai 17.000 lebih jemaah.
“Itu bisa dibuat cluster-cluster kan, cluster Jemaah dari Sumatera diurus perusahaan Sumatera, Sulawesi diurus perusahan Sulawesi, Kalimantan diurus perusahaan Kalimantan, Jawa bisa dibagi dua. Jawa dan Banten bersatu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Kemenhaj sudah memilih dua syarikah haji 2026. Dua syarikah tersebut adalah adalah Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest. Sementara kuota haji Indonesia pada 2026 mencapai 221.000. Jumlah tersebut terdiri dari kuota haji reguler 203.000 jemaah lebih dan kuota haji khusus mencapai 17.000 lebih jemaah.
(cip)
Lihat Juga :