Gelar Ikrar Perjuangan, GPA Komitmen Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Senin, 03 November 2025 - 16:58 WIB
loading...
Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA Aminullah Siagian menegaskan komitmennya mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ribuan kader Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) berkomitmen mendukung pemerintahan Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka. Tidak hanya itu, mereka juga mendukung upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam dalam digitalisasi layanan publik dan pemberantasan narkoba.
Hal itu digaungkan para kader GPA saat menggelar ikrar perjuangan. Kegiatan tersebut berlangsung pada puncak Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan 2025.Ikrar perjuangan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA Aminullah Siagian.
Dalam kesempatan itu, Aminullah memimpin pembacaan tujuh ikrar Gerakan Pemuda Al Washliyah, yakni yakni, siap mengawal ulama Al Washliyah, siap menjaga harkat dan martabat organisasi, siap mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran dan Siap mendukung Program Asta Cita Prabowo–Gibran.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
Selain itu, tidak mengizinkan siapa pun memecah belah Prabowo–Gibran. Mendukung Program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat Polsek.
“Setiap ukiran pada tongkat ini adalah doa, dan setiap doa adalah kekuatan. Komando kita bersumber dari Allah SWT, bukan dari ambisi pribadi,” kata Aminullah, Senin (3/11/2025).
Aminullah menegaskan, pemuda Al Washliyah harus menjadi ksatria umat, bukan penyebar kebencian. “Kita tidak boleh menjadi pemuda yang mencaci, yang menebar benci. Jadilah pemuda yang membangkitkan semangat seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-namanya
Aminullah juga mengingatkan bahaya politik pecah belah yang dapat meruntuhkan bangsa dari dalam. “Sejarah telah mengajarkan perpecahan hanya membawa luka. GPA berdiri di barisan depan untuk menjaga persatuan,” cetusnya.
Aminullah menambabkan, Gerakan Pemuda Al Washliyah siap mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka serta menyukseskan delapan program prioritas Asta Cita.
“GPA siap menjadi bagian dari masyarakat sipil yang menjaga persatuan bangsa serta memastikan Asta Cita berjalan demi kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Selain itu, Aminullah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, terutama dalam digitalisasi layanan publik, pemberantasan narkoba, dan penegakan hukum yang berintegritas.
“Langkah Kapolri dalam membangun Polri yang modern dan transparan patut diapresiasi. GPA mendukung penuh upaya menjaga keamanan, ketertiban, ketahanan Pangan, makanan giji gratis ” tambahnya.
Dengan semangat kebangsaan dan nilai-nilai Islam, GPA bertekad menjadi penjaga moral generasi muda serta mitra pemerintah dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan 2025 ini diikuti ribuan kader dan pimpinan GPA dari berbagai provinsi, termasuk Sulawesi Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Banten
Hal itu digaungkan para kader GPA saat menggelar ikrar perjuangan. Kegiatan tersebut berlangsung pada puncak Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan 2025.Ikrar perjuangan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Pimpinan Pusat GPA Aminullah Siagian.
Dalam kesempatan itu, Aminullah memimpin pembacaan tujuh ikrar Gerakan Pemuda Al Washliyah, yakni yakni, siap mengawal ulama Al Washliyah, siap menjaga harkat dan martabat organisasi, siap mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran dan Siap mendukung Program Asta Cita Prabowo–Gibran.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
Selain itu, tidak mengizinkan siapa pun memecah belah Prabowo–Gibran. Mendukung Program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat Polsek.
“Setiap ukiran pada tongkat ini adalah doa, dan setiap doa adalah kekuatan. Komando kita bersumber dari Allah SWT, bukan dari ambisi pribadi,” kata Aminullah, Senin (3/11/2025).
Aminullah menegaskan, pemuda Al Washliyah harus menjadi ksatria umat, bukan penyebar kebencian. “Kita tidak boleh menjadi pemuda yang mencaci, yang menebar benci. Jadilah pemuda yang membangkitkan semangat seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-namanya
Aminullah juga mengingatkan bahaya politik pecah belah yang dapat meruntuhkan bangsa dari dalam. “Sejarah telah mengajarkan perpecahan hanya membawa luka. GPA berdiri di barisan depan untuk menjaga persatuan,” cetusnya.
Aminullah menambabkan, Gerakan Pemuda Al Washliyah siap mengawal jalannya pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka serta menyukseskan delapan program prioritas Asta Cita.
“GPA siap menjadi bagian dari masyarakat sipil yang menjaga persatuan bangsa serta memastikan Asta Cita berjalan demi kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Selain itu, Aminullah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, terutama dalam digitalisasi layanan publik, pemberantasan narkoba, dan penegakan hukum yang berintegritas.
“Langkah Kapolri dalam membangun Polri yang modern dan transparan patut diapresiasi. GPA mendukung penuh upaya menjaga keamanan, ketertiban, ketahanan Pangan, makanan giji gratis ” tambahnya.
Dengan semangat kebangsaan dan nilai-nilai Islam, GPA bertekad menjadi penjaga moral generasi muda serta mitra pemerintah dalam membangun Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan 2025 ini diikuti ribuan kader dan pimpinan GPA dari berbagai provinsi, termasuk Sulawesi Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Banten
(cip)
Lihat Juga :