Bakal Jalani Latihan selama 30 Hari, Pilot A400M Akan Ditemani Pelatih dari Airbus
Senin, 03 November 2025 - 16:23 WIB
loading...
Pilot pesawat angkut A400M akan kembali berlatih di Indonesia selama 30 hari. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Setelah menjalani latihan di Spanyol, para pilot pesawat angkut A400M akan kembali berlatih di Indonesia selama 30 hari. Diketahui pesawat A400M akhirnya mendarat untuk pertama kalinya di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, pada Senin (3/11/2025).
Pilot A400M, Mayor PNB Riki Sihaloho mengatakan latihan di Indonesia akan ditemani langsung oleh pilot dari Airbus. "Jadi ditemani untuk melaksanakan real dengan menggunakan pesawat A400 kurang lebih 30 hari. Kurang lebih 120 jam sampai 130 jam dengan menggunakan pesawat real," ujar Riki di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Selama menjalani latihan di Spanyol, kata Riki, dirinya hanya berlatih menggunakan simulator. Namun Riki menegaskan simulator tersebut sama persis dengan kondisi di dalam pesawat.
Baca juga: Prabowo Yakin Pesawat Airbus A400M Tambah Kekuatan Indonesia
"Untuk kendala sendiri puji Tuhan tidak ada kendala. Semua berjalan lancar, tepat waktu, selesainya kurang lebih 3 bulan setengah kami menimba ilmu di Sevilla, Spanyol," ujar dia.
Diketahui, A400M yang diserahkan ke Indonesia memiliki konfigurasi untuk berbagai misi, termasuk angkutan kargo, transportasi pasukan, evakuasi medis (Medevac), dan misi kemanusiaan.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
Pesawat ini mampu mengangkut muatan maksimum hingga 37 ton, mencakup helikopter, kendaraan, dan bantuan logistik. Untuk misi rata-rata dengan muatan 30 ton, A400M dapat terbang sejauh 2.400 mil laut, mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia dari Jakarta.
Dirancang untuk fleksibilitas operasional, A400M mampu beroperasi di landasan pacu yang pendek maupun tidak beraspal, serta berfungsi sebagai pesawat multiperan untuk pengisian bahan bakar di udara, menjadikannya pengganda kekuatan yang dapat memperluas jangkauan operasional TNI AU.
Pilot A400M, Mayor PNB Riki Sihaloho mengatakan latihan di Indonesia akan ditemani langsung oleh pilot dari Airbus. "Jadi ditemani untuk melaksanakan real dengan menggunakan pesawat A400 kurang lebih 30 hari. Kurang lebih 120 jam sampai 130 jam dengan menggunakan pesawat real," ujar Riki di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Selama menjalani latihan di Spanyol, kata Riki, dirinya hanya berlatih menggunakan simulator. Namun Riki menegaskan simulator tersebut sama persis dengan kondisi di dalam pesawat.
Baca juga: Prabowo Yakin Pesawat Airbus A400M Tambah Kekuatan Indonesia
"Untuk kendala sendiri puji Tuhan tidak ada kendala. Semua berjalan lancar, tepat waktu, selesainya kurang lebih 3 bulan setengah kami menimba ilmu di Sevilla, Spanyol," ujar dia.
Diketahui, A400M yang diserahkan ke Indonesia memiliki konfigurasi untuk berbagai misi, termasuk angkutan kargo, transportasi pasukan, evakuasi medis (Medevac), dan misi kemanusiaan.
Baca juga: Prabowo Negosiasi Tambah Lagi 4 Pesawat Airbus A400M
Pesawat ini mampu mengangkut muatan maksimum hingga 37 ton, mencakup helikopter, kendaraan, dan bantuan logistik. Untuk misi rata-rata dengan muatan 30 ton, A400M dapat terbang sejauh 2.400 mil laut, mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia dari Jakarta.
Dirancang untuk fleksibilitas operasional, A400M mampu beroperasi di landasan pacu yang pendek maupun tidak beraspal, serta berfungsi sebagai pesawat multiperan untuk pengisian bahan bakar di udara, menjadikannya pengganda kekuatan yang dapat memperluas jangkauan operasional TNI AU.
(cip)
Lihat Juga :