Kado Intelektual untuk Pesantren

Sabtu, 01 November 2025 - 12:24 WIB
loading...
Kado Intelektual untuk...
SK Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren resmi diserahkan langsung Sesjen Pendidikan Islam Kemenag Prof Dr Arskal Salim. Foto/Universitas Darunnajah.
A A A
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Dosen Universitas Darunnajah

Alhamdulillah, satu lagi amanah perjuangan untuk kami di Universitas Darunnajah. Surat Keputusan Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren resmi diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof Dr Arskal Salim.

Penyerahan SK ini menjadi tonggak bersejarah bagi Darunnajah, sekaligus harapan baru bagi peningkatan kualitas pengelolaan pesantren di Indonesia. Kehadiran program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga menjawab tantangan riil di lapangan yang dihadapi oleh ribuan pesantren di tanah air.

Pesantren memiliki karakter dan kompleksitas yang jauh melampaui lembaga pendidikan biasa. Ia bukan sekadar tempat belajar dan mengajar, melainkan sebuah sistem besar yang terdiri dari berbagai subsistem yang saling terkait dan menopang satu sama lain. Ada sistem pendidikan, kepengasuhan, kemandirian, kaderisasi, organisasi, dakwah, hingga ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Namun, yang paling khas dari pesantren adalah sistem nilainya. Pesantren tidak hanya mendidik akal dan keterampilan, tetapi juga membentuk jiwa, adab, dan karakter santri melalui nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah, dan pengabdian.

Nilai-nilai inilah yang menjadi ruh dan pembeda utama pesantren dengan lembaga pendidikan konvensional. Sayangnya, dimensi ini sering luput dari perhatian dalam studi manajemen pendidikan pada umumnya.

Program Manajemen Pendidikan Islam yang telah ada selama ini cenderung berfokus pada tata kelola lembaga pendidikan formal. Padahal, pesantren menuntut pendekatan manajerial yang lebih kontekstual, karena menyatukan dimensi spiritual, sosial, dan ekonomis dalam satu kesatuan yang utuh.

Saat ini terdapat sekitar 43 ribu pesantren di Indonesia, meningkat hampir tiga kali lipat sejak awal tahun 2000. Angka ini bukan hanya menunjukkan pertumbuhan kuantitatif, tetapi juga menggambarkan potensi dan tantangan besar dalam mengelola lembaga pendidikan berbasis nilai.

Dalam konteks inilah Universitas Darunnajah mengambil peran strategis. Melalui program Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren, kami berupaya merintis lahirnya disiplin ilmu yang bukan hanya memahami aspek teknis manajemen, tetapi juga menjiwai nilai-nilai pesantren sebagai fondasi kepemimpinan, kemandirian, dan keberlanjutan dakwah di era modern.

Kami meyakini, program ini bukan sekadar agenda akademik. Ia adalah amanah perjuangan. Perjuangan untuk memastikan pesantren tetap menjadi sumber cahaya ilmu, pusat kemandirian, dan benteng moral bangsa.

Semoga Allah Swt meridhai langkah ini, meneguhkan niat kita, dan menjadikan program ini sebagai bagian dari ikhtiar panjang membangun peradaban Islam yang berkelanjutan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Rekomendasi
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved