CBA Dorong Dugaan Penggunaan Alat Dapur Ilegal MBG Diselidiki

Kamis, 30 Oktober 2025 - 23:18 WIB
loading...
CBA Dorong Dugaan Penggunaan...
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai APBN kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan program tersebut muncul, di antaranya penggunaan alat dapur yang tidak memenuhi standar serta pemalsuan label produk.

"Temuan penggunaan alat dapur yang tidak memenuhi standar, pemalsuan label halal, serta material non-food grade sangat memprihatinkan. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi ancaman langsung terhadap kesehatan anak-anak,” ujar Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Menurut CBA, sebagian alat dapur yang digunakan dalam program MBG, seperti steamer dan food tray, diduga merupakan barang impor ilegal dari China yang disamarkan dengan label palsu. Beberapa di antaranya bahkan menampilkan logo MBG dan SNI palsu.

Uchok menilai praktik semacam itu tidak hanya melanggar hukum perdagangan dan standar keamanan pangan, tetapi juga bisa dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi, karena menggunakan dana APBN untuk membeli barang yang tidak sah.

"Dana negara harus digunakan secara transparan dan akuntabel. Bila alat yang dibeli tidak memenuhi syarat kesehatan atau legalitas, itu jelas bentuk penyimpangan yang harus ditindak," tegasnya.

Uchok mengatakan, kecurigaan terhadap keaslian produk dalam program MBG makin menguat setelah laporan investigasi media mengungkap fakta mengejutkan wadah makan berlogo MBG ternyata diproduksi di pabrik di China lengkap dengan label palsu "Made in Indonesia" dan logo SNI.

Seorang pengusaha lokal, kata Uchok, bahkan mengaku industri dalam negeri dirugikan karena produk asal China jauh lebih murah. Diperkirakan sekitar 40 juta food tray ilegal telah beredar di Indonesia melalui jalur pengadaan program MBG.

CBA mendesak pemerintah membuka saluran pengaduan publik (hotline) agar masyarakat bisa melaporkan dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan program. Audit menyeluruh terhadap yayasan dan mitra pelaksana juga dinilai mendesak untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi.

"Pengawasan publik penting untuk mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan tujuan program tercapai, menyediakan makanan bergizi yang aman bagi anak-anak," katanya.

Program Makanan Bergizi Gratis sejatinya merupakan inisiatif besar pemerintah untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah melalui pembiayaan APBN. Namun, dugaan penyimpangan yang kini terungkap dapat mencoreng citra program yang diharapkan menjadi simbol kepedulian negara terhadap generasi muda.

Uchok menegaskan, jika aparat penegak hukum tidak segera bertindak, kerugian negara dan risiko kesehatan bagi jutaan anak bisa semakin meluas. "KPK, Kejaksaan, dan Bareskrim harus segera turun tangan agar praktik semacam ini tidak dibiarkan berlarut," tutup Uchok.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Rekomendasi
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved