Setahun Asta Cita, Prabowo Berhasil Wujudkan Politik Bebas Aktif di Kancah Global
Kamis, 30 Oktober 2025 - 06:08 WIB
loading...
A
A
A
Simon juga menjelaskan sejak Presiden Prabowo dinyatakan sebagai presiden terpilih pada 2024 lalu, langkahnya terlihat terukur. Presiden bisa melakukan lawatan dari China dan Amerika dalam satu rangkaian waktu. Indonesia tergabung dalam BRICS+ sekaligus diterima oleh G7. Padahal kedua belah pihak tersebut sedang berseteru. “Presiden berhasil memainkan peran signifikan dan membuat nyata prinsip politik bebas aktif Indonesia,” kata Simon.
Sekretaris Umum ISNU Wardi Taufiq mengungkap pembahasan oleh pakar adalah salah satu agenda utama yang disasar oleh ISNU di tengah hingar bingar media sosial belakangan ini.
“Asta Cita harus kita maknai sebagai strategi epistemik. Dalam konteks diplomasi kita berupaya agar Asta Cita dalam koridor bebas aktif. Dan forum seperti ini dapat kita jadikan bagian dari upaya mengantisipasi masa depan,” katanya.
Di sisi lain, lingkungan strategis yang semakin tidak pasti dan tidak dapat diprediksi membuat para ilmuwan dunia merevisi teorinya. Pakar bidang diplomasi yang juga dosen pada President University Abdul Wahid Maktub sebagai salah satu pakar dalam diskusi tersebut menyatakan di era sekarang ini harus dibaca secara berbeda.
“Tatanan dunia telah berubah, realitas telah berubah, tatanan dunia yang lama sudah tidak relevan lagi untuk diperbincangkan. Samuel P. Huntington mengakui dan merevisi teorinya dari the clash of civilisation menjadi the alliance of civilisation,”
Menurut Abdul Wahid negara-negara dunia banyak sekali melakukan kesalahan kalkulasi geopolitik. “Israel menyerang Hamas, secara kalkulasi militer itu hanya seminggu selesai. Nyatanya sampai dua tahun,” katanya.
Amerika juga mengalami hal yang sama ketika berhadapan dengan China. Salah kalkulasi. Ketidakpastian seperti ini, menurut Stepi Anriani, pakar intelijen dan pertahanan nasional memberikan momentum bagi tumbuh kembangnya implementasi prinsip politik bebas aktif yang dianut oleh Indonesia.
“Dunia kita sedang terbagi dalam great power, super power, dan regional power. Belum pernah dalam sejarahnya, Amerika sebegitu dibencinya dalam pergaulan internasional. Tapi, Presiden Prabowo dianggap sahabat oleh Presiden Trump.
Presiden Prabowo sedang menunjukkan bagaimana politik bebas aktif dimainkan. “Di satu sektor bisa tidak sepakat, tapi di sektor lain kerja sama dengan baik. Misalnya dengan China, Indonesia berseteru di Laut China Selatan, tetapi akur dalam kerja sama ekonomi. Ini yang sedang dimainkan oleh Presiden Prabowo,” kata Stepi.
Sekretaris Umum ISNU Wardi Taufiq mengungkap pembahasan oleh pakar adalah salah satu agenda utama yang disasar oleh ISNU di tengah hingar bingar media sosial belakangan ini.
“Asta Cita harus kita maknai sebagai strategi epistemik. Dalam konteks diplomasi kita berupaya agar Asta Cita dalam koridor bebas aktif. Dan forum seperti ini dapat kita jadikan bagian dari upaya mengantisipasi masa depan,” katanya.
Di sisi lain, lingkungan strategis yang semakin tidak pasti dan tidak dapat diprediksi membuat para ilmuwan dunia merevisi teorinya. Pakar bidang diplomasi yang juga dosen pada President University Abdul Wahid Maktub sebagai salah satu pakar dalam diskusi tersebut menyatakan di era sekarang ini harus dibaca secara berbeda.
“Tatanan dunia telah berubah, realitas telah berubah, tatanan dunia yang lama sudah tidak relevan lagi untuk diperbincangkan. Samuel P. Huntington mengakui dan merevisi teorinya dari the clash of civilisation menjadi the alliance of civilisation,”
Menurut Abdul Wahid negara-negara dunia banyak sekali melakukan kesalahan kalkulasi geopolitik. “Israel menyerang Hamas, secara kalkulasi militer itu hanya seminggu selesai. Nyatanya sampai dua tahun,” katanya.
Amerika juga mengalami hal yang sama ketika berhadapan dengan China. Salah kalkulasi. Ketidakpastian seperti ini, menurut Stepi Anriani, pakar intelijen dan pertahanan nasional memberikan momentum bagi tumbuh kembangnya implementasi prinsip politik bebas aktif yang dianut oleh Indonesia.
“Dunia kita sedang terbagi dalam great power, super power, dan regional power. Belum pernah dalam sejarahnya, Amerika sebegitu dibencinya dalam pergaulan internasional. Tapi, Presiden Prabowo dianggap sahabat oleh Presiden Trump.
Presiden Prabowo sedang menunjukkan bagaimana politik bebas aktif dimainkan. “Di satu sektor bisa tidak sepakat, tapi di sektor lain kerja sama dengan baik. Misalnya dengan China, Indonesia berseteru di Laut China Selatan, tetapi akur dalam kerja sama ekonomi. Ini yang sedang dimainkan oleh Presiden Prabowo,” kata Stepi.
Lihat Juga :