Kemenag-LPDP Kolaborasi Dukung Pendanaan Riset Melalui MoRA The Air Funds
Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: DPR-Pemerintah Sepakat Biaya Haji 2026 Rp87 Juta, Jemaah Bayar Rp54,1 Juta
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya riset melalui penerapan dan pengembangan riset yang kontributif bagi keilmuan, masyarakat dan daya saing bangsa. Selanjutnya meningkatkan akselerasi sumber daya riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan dan Ma’had Aly. Selain itu, memperbanyak hasil riset dalam bentuk publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, paten dan kekayaan intelektual lainnya, dan/atau naskah akademik untuk dijadikan sebagai bahan pengambilan kebijakan publik.
Dijumpai terpisah, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori menjelaskan, Selama tiga tahun (2024-2026) Kemenag mendapat amanah dari LPDP masing-masing dalam satu tahun Rp50 miliar. Pada tahun anggaran 2024, telah mendanai 47 tema penelitian, dengan 201 periset yang berasal dari 20 PTK dan 1 Fakultas Agama Islam (FAI) pada PTU.
‘’Ke depan diharapkan LPDP memberikan alokasi anggaran yang lebih besar, mengingat jumlah PTK di bawah Kemenag mencapai 1.000 perguruan tinggi dengan jumlah dosen puluhan ribu. Hal ini menjadi Langkah strategis menguatkan riset-riset inovatif di bidang Keagamaan, sosial humaniora dan juga tentu sains dan teknologi,’’ tandas Ruchman Basori.
Ia menjelaskan, ada empat tema prioritas yang menjadi fokus utama program MoRA The AIR Funds, yaitu Sains dan Teknologi, Sosial Humaniora, Ekonomi dan Lingkungan, serta Kebijakan Layanan Pendidikan dan Keagamaan.
Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya riset melalui penerapan dan pengembangan riset yang kontributif bagi keilmuan, masyarakat dan daya saing bangsa. Selanjutnya meningkatkan akselerasi sumber daya riset di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan dan Ma’had Aly. Selain itu, memperbanyak hasil riset dalam bentuk publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi, paten dan kekayaan intelektual lainnya, dan/atau naskah akademik untuk dijadikan sebagai bahan pengambilan kebijakan publik.
Dijumpai terpisah, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori menjelaskan, Selama tiga tahun (2024-2026) Kemenag mendapat amanah dari LPDP masing-masing dalam satu tahun Rp50 miliar. Pada tahun anggaran 2024, telah mendanai 47 tema penelitian, dengan 201 periset yang berasal dari 20 PTK dan 1 Fakultas Agama Islam (FAI) pada PTU.
‘’Ke depan diharapkan LPDP memberikan alokasi anggaran yang lebih besar, mengingat jumlah PTK di bawah Kemenag mencapai 1.000 perguruan tinggi dengan jumlah dosen puluhan ribu. Hal ini menjadi Langkah strategis menguatkan riset-riset inovatif di bidang Keagamaan, sosial humaniora dan juga tentu sains dan teknologi,’’ tandas Ruchman Basori.
Ia menjelaskan, ada empat tema prioritas yang menjadi fokus utama program MoRA The AIR Funds, yaitu Sains dan Teknologi, Sosial Humaniora, Ekonomi dan Lingkungan, serta Kebijakan Layanan Pendidikan dan Keagamaan.
(shf)
Lihat Juga :