GPA Dukung Operasi Senyap Purbaya Berantas Kejahatan Misinvoicing Rp1.000 Triliun

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:31 WIB
loading...
GPA Dukung Operasi Senyap...
PP GPA mengapresiasi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa atas langkah tegas dan berani melakukan operasi senyap memberantas praktik kejahatan ekonomi berjenis mistransaksi atau misinvoicing. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian mengapresiasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas langkah tegas dan berani melakukan operasi senyap memberantas praktik kejahatan ekonomi berjenis mistransaksi atau misinvoicing. Kejahatan tersebut selama ini menggerogoti keuangan negara hingga mencapai Rp1.000 triliun.

Aminullah mengatakan, langkah Purbaya merupakan bentuk nyata dari keberanian moral dan integritas dalam menghadapi white collar crime, kejahatan kerah putih yang kerap bersembunyi di balik sistem keuangan dan perdagangan internasional.

Baca juga: Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Contoh Menteri Buka Kotak Pandora

“Operasi senyap ini adalah langkah strategis dan berani untuk menegakkan keadilan ekonomi nasional. Rakyat harus tahu bahwa kebocoran keuangan negara bukan hanya akibat korupsi konvensional, tetapi juga akibat manipulasi dari para pelaku ekonomi yang menyalahgunakan kepercayaan dan kekuasaan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Menurut dia, kejahatan misinvoicing merupakan bentuk manipulasi nilai ekspor-impor dengan cara menggelembungkan atau mengecilkan nilai transaksi di dokumen perdagangan internasional. Modus ini digunakan untuk menyembunyikan aliran uang ilegal, menghindari pajak, atau memindahkan kekayaan ke luar negeri secara terselubung.

“Ini adalah bentuk baru dari kolonialisme ekonomi modern. Negara dirugikan, rakyat kehilangan manfaat fiskal, sementara para pelaku white collar crime hidup nyaman di balik sistem global yang timpang. Karena itu, tindakan Purbaya patut didukung penuh,” ujar Aminullah.

PP GPA menilai langkah Purbaya menggelar Operasi Hantu Misinvoicing merupakan terobosan yang tidak hanya menyentuh aspek fiskal, tetapi juga agenda besar penyelamatan ekonomi nasional dari cengkeraman mafia finansial lintas negara.

Menurut Aminullah, nilai kebocoran Rp1.000 triliun akibat kejahatan misinvoicing bukanlah angka kecil melainkan ancaman serius terhadap kedaulatan ekonomi Indonesia. Dia menyerukan agar operasi ini tidak berhenti di tahap pengawasan, tetapi dilanjutkan dengan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan.

“Ini bukan sekadar operasi administratif melainkan perang ideologis melawan kejahatan ekonomi global. Kita harus dukung penuh agar tidak ada lagi ruang bagi elite ekonomi yang bermain di wilayah abu-abu, merampas hak negara dan rakyat. Kami minta Purbaya melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Dirjen Bea Cukai baik yang baru menjabat maupun yang lama untuk menelusuri hal ini. Jika ada potensi kolusi di dalamnya agar serahkan ke penegak hukum,” ungkap Aminullah.

PP GPA menyerukan kepada seluruh elemen pemuda Indonesia untuk berdiri di garis depan dalam mengawal operasi pemberantasan kejahatan ekonomi ini sebagai bagian dari perjuangan menegakkan kedaulatan ekonomi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Rekomendasi
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved