Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Contoh Menteri Buka Kotak Pandora
Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:42 WIB
loading...
Analis kebijakan publik Said Didu menyoroti gaya koboi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. Dia menilai Presiden Prabowo Subianto ingin menjadikan Purbaya sebagai contoh menteri untuk membuka kotak pandora. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Analis kebijakan publik Said Didu menyoroti gaya koboi Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa . Dia menilai Presiden Prabowo Subianto ingin menjadikan Purbaya sebagai contoh menteri Kabinet Merah Putih untuk membuka kotak pandora.
Hal itu diungkapkan Said dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Purbaya Akan Reset Indonesia?" yang ditayangkan iNews, Selasa (28/10/2025) malam. Penilaian itu dilandasi setelah melihat perbedaan gaya Purbaya saat menjabat Direktur Utama Danareksa.
"Begini, kita lihat gaya Purbaya bukan gaya fighter, dari dulu dia gaya tenang, ilmuwan. Nah, kok jadi fighter?" ujar Said.
Baca juga: Menkeu Purbaya Janji di Depan DPR Tak Lagi Bersikap Koboi
Dia telah mengenal Purbaya saat menjadi pimpinan Danareksa pada 2008. Dia melihat gaya koboi Purbaya ini telah direstui sekaligus bentuk Prabowo ingin memberi contoh pada anak buahnya.
"Saya punya keyakinan bahwa Pak Prabowo ini ingin menjadikan dia sebagai contoh menteri lain untuk membuka kotak pandora," katanya.
Menurut dia, butuh 10 sosok Purbaya untuk membuka kotak pandora di tiap kementerian. Pertama, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian ATR/BPN untuk memberantas mafia tanah.
Kedua, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian ESDM untuk membasmi mafia tambang. Ketiga, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membenahi konflik agraria.
"Di KKP ekspor pasir, pagar laut dan lain-lain itu butuh Purbaya. Kelima, Kemensos bansos yang belum diperbaiki datanya sekarang itu puluhan triliun, itu butuh Purbaya juga membuka siapa yang melakukan penyelewengan ini," ungkap Said.
Sosok Purbaya juga dibutuhkan di Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membenahi tata kelola ekspor-impor. Kementerian PU juga dinilai butuh sosok Purbaya untuk membongkar skandal proyek.
"Ke delapan, saya harap Rosan menjadi Purbaya juga untuk membongkar semua siapa yang mengatur kerja sama dengan GoTo dan lain-lain, siapa punya pembangkit listrik paling banyak itu dibuka semua supaya diperbaiki," kata Said.
"Kemudian Kemenko Perekonomian itu butuh Purbaya di sana supaya PSN-PSN siapa saja sih yang menikmati? Dibuka semua tuh. Terakhir Kemenkeu itu memang butuh Purbaya. Jadi Pak Prabowo, Bapak belum cukup mereset Indonesia kalau memang satu Purbaya," ujarnya.
Hal itu diungkapkan Said dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Purbaya Akan Reset Indonesia?" yang ditayangkan iNews, Selasa (28/10/2025) malam. Penilaian itu dilandasi setelah melihat perbedaan gaya Purbaya saat menjabat Direktur Utama Danareksa.
"Begini, kita lihat gaya Purbaya bukan gaya fighter, dari dulu dia gaya tenang, ilmuwan. Nah, kok jadi fighter?" ujar Said.
Baca juga: Menkeu Purbaya Janji di Depan DPR Tak Lagi Bersikap Koboi
Dia telah mengenal Purbaya saat menjadi pimpinan Danareksa pada 2008. Dia melihat gaya koboi Purbaya ini telah direstui sekaligus bentuk Prabowo ingin memberi contoh pada anak buahnya.
"Saya punya keyakinan bahwa Pak Prabowo ini ingin menjadikan dia sebagai contoh menteri lain untuk membuka kotak pandora," katanya.
Menurut dia, butuh 10 sosok Purbaya untuk membuka kotak pandora di tiap kementerian. Pertama, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian ATR/BPN untuk memberantas mafia tanah.
Kedua, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian ESDM untuk membasmi mafia tambang. Ketiga, sosok Purbaya dibutuhkan di Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membenahi konflik agraria.
"Di KKP ekspor pasir, pagar laut dan lain-lain itu butuh Purbaya. Kelima, Kemensos bansos yang belum diperbaiki datanya sekarang itu puluhan triliun, itu butuh Purbaya juga membuka siapa yang melakukan penyelewengan ini," ungkap Said.
Sosok Purbaya juga dibutuhkan di Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk membenahi tata kelola ekspor-impor. Kementerian PU juga dinilai butuh sosok Purbaya untuk membongkar skandal proyek.
"Ke delapan, saya harap Rosan menjadi Purbaya juga untuk membongkar semua siapa yang mengatur kerja sama dengan GoTo dan lain-lain, siapa punya pembangkit listrik paling banyak itu dibuka semua supaya diperbaiki," kata Said.
"Kemudian Kemenko Perekonomian itu butuh Purbaya di sana supaya PSN-PSN siapa saja sih yang menikmati? Dibuka semua tuh. Terakhir Kemenkeu itu memang butuh Purbaya. Jadi Pak Prabowo, Bapak belum cukup mereset Indonesia kalau memang satu Purbaya," ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :