Usulan MKD Berhentikan Anggota DPR Nonaktif Dinilai Tak Tepat

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:30 WIB
loading...
Usulan MKD Berhentikan...
Banyak pihak mengusulkan kepada MKD DPR agar memberhentikan anggota DPR nonaktif. Menurut Koordinator Mahasiswa Pemantau Parlemen Bintang Wahyu, usulan tersebut tidak tepat. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Banyak pihak mengusulkan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR agar memberhentikan anggota DPR nonaktif. Menurut Koordinator Mahasiswa Pemantau Parlemen Bintang Wahyu, usulan tersebut tidak tepat.

Dia menilai sejumlah anggota DPR nonaktif merupakan korban disinformasi, fitnah, dan kebencian dari sekelompok orang-orang yang ingin membuat gaduh negara. "Mereka Sahroni, Uya Kuya, Nafa Urbach, Adies Kadir, serta Rahayu Saraswati adalah para anggota DPR yang dinonaktifkan oleh partai masing-masing," ujar Bintang, Selasa (28/10/2025).

Menurut dia, anggota DPR tersebut tidak ada yang melanggar hukum atau kode etik. Sehingga, hal tersebut sangat tidak adil. "Mereka semua dicap seolah-olah penjahat besar," katanya.

Maka itu, dia meminta anggota DPR yang telah dinonaktifkan nama baiknya harus dipulihkan kembali. Hal tersebut mengingat tidak ada pelanggaran yang terbukti. "Sangatlah tidak adil jika mereka harus diberhentikan atau di-PAW," ucapnya.

Dia juga berharap MKD DPR bekerja objektif dalam menangani masalah ini dan tidak gegabah dalam mengambil keputusan. "Ini terhadap anggota DPR yang dinonaktifkan dari partai masing-masing," kata Bintang.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Legislator PKB Dukung...
Legislator PKB Dukung Danantara Bongkar Dugaan Fraud Bertahun-tahun di Pos Indonesia
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
Oleh Soleh Dukung Perpres...
Oleh Soleh Dukung Perpres 111/2025: LGBTQ Sudah Jadi Ancaman Nonmiliter
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Rekomendasi
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
Berita Terkini
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved