Connie Bakrie Dorong BRICS Jadi Gerakan Keseimbangan Dunia, Bukan Ciptakan Blok Baru

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:02 WIB
loading...
Connie Bakrie Dorong...
Pengamat Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie meminta anggota BRICS untuk menjaga keseimbangan, bukan malah menciptakan sebuah blok baru. Foto/Danandaya Arya Putra
A A A
JATINANGOR - Pengamat Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie meminta anggota BRICS untuk menjaga keseimbangan, bukan malah menciptakan sebuah blok baru. Hal ini ia sampaikan sebelum menghadiri konferensi internasional di Kampus Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/10/2025).

"Sebenarnya kita cuma mengarahkan supaya BRICS itu benar-benar menjadi penyeimbang dunia. Tapi tidak menjadi juga blok baru, itu adalah sesuatu yang kita harus garis bawahi," ujar Connie kepada wartawan.

Sekadar informasi, IPDN menjadi tuan rumah konferensi internasional bertajuk 'Bandung At 70: Assessment and Perspective To Build The World A New’ dalam rangka memperingati 70 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi, ilmuwan, dan pakar dari 32 negara untuk menilai relevansi semangat Bandung dalam konstelasi global saat ini.

Baca juga: Cyril Ramaphosa Sambut Gembira Keanggotaan Resmi Indonesia di BRICS



Connie menyampaikan bila semangat yang dibawa oleh BRICS sangat sejalan dengan kelanjutan KAA 1995. Maka dari itu, konferensi internasional ini fokus utamanya adalah merumuskan kembali mimpi Presiden pertama RI, Soekarno, mengenai Gerakan Non-Blok (Non-Alignment Movement).

"Paling penting tentang speech Bung Karno saat bicara tentang non-alignment, beliau itu belum merumuskan mimpi, mimpinya itu belum selesai dirumuskan," ucap dia.

"Nah kami ini salah satunya dalam pertemuan ini adalah merumuskan mimpi beliau itu apa dengan non-alignment movement, merubah dunia ke arah yang lebih baik seperti apa," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menegaskan bahwa konferensi ini adalah simbol dari respons terhadap dunia yang berubah cepat. Acara ini bukan sekadar konferensi biasa, melainkan community-based conference.

“Jadi ada chemistry, ada solidaritas yang terbangun di sini. Mereka datang volunteer, sukarela, atas dasar spirit Bandung, dan relevan dengan semangat kekinian, dan juga tetap di tangan dalam konteks akademik, peluncuran buku dan lain-lain,” ujar Bima Arya.

Kemendagri bersama IPDN merasa bangga dapat menjadi bagian dari perhelatan yang sangat strategis ini.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
KPK Usul Masa Jabatan...
KPK Usul Masa Jabatan Ketum Partai Dibatasi 2 Periode, Wamendagri: Jangan Bertentangan dengan UU
Utut Adianto Sebut Diplomasi...
Utut Adianto Sebut Diplomasi Prabowo Cerminkan Strategi Mendayung di Antara Dua Karang
Utut Adianto Ungkap...
Utut Adianto Ungkap Banyak Negara Barat Pertanyakan Alasan Indonesia Masuk BRICS
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Dolar AS Mulai Dikepung,...
Dolar AS Mulai Dikepung, Mampukah BRICS Meruntuhkan Dominasi Greenback?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Rekomendasi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved