KPK Ngaku Tidak Ada Kendala Selidiki Dugaan Korupsi Whoosh: Progresnya Positif
Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:26 WIB
loading...
Kereta Cepat Whoosh tiba di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Minggu (26/10/2025). Foto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) ternyata telah memulai penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh sejak awal 2025. Hingga hampir setahun ini, KPK belum menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan.
Kendati demikian, KPK menyebut progres perkara ini berjalan positif. KPK mengaku tidak ada kendala dalam penyelidikan kasus itu.
“Sejauh ini tidak ada kendala, jadi tahapan di penyelidikan ini masih berprogres secara positif,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Selasa (28/10/2025).
Baca juga: Said Didu Ungkap Siapa Saja Bisa Diperiksa KPK jika Berniat Selidiki Dugaan Korupsi Whoosh
Budi tidak bisa membeberkan rincian dalam proses penyelidikan. Yang jelas, sejauh ini KPK terus memanggil pihak-pihak yang hendak diklarifikasi dalam perkara ini.
"Jadi kita masih fokus dulu mencari, menemukan unsur-unsur peristiwa, unsur-unsur adanya dugaan tindak pidana korupsinya, kita fokus itu dulu," ujar Budi.
Baca juga: Mantan Penyidik Sebut Ada Indikasi Korupsi Whoosh, Dorong KPK Investigasi
Sebelumnya, KPK memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu mengungkap bahwa penyelidikan telah dimulai sejak awal 2025
“Adapun penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (27/10/2025).
Baca juga: Mantan Penyidik KPK Ungkap Teknik Telusuri Dugaan Korupsi Whoosh: Jangan Penggal Kepala Naga Dulu
Diberitakan sebelumnya, KPK tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Meski demikian, KPK belum menjelaskan secara detail sejauhmana hasil penyelidikannya.
Hal itu disampaikan Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. "Saat ini sudah pada tahap penyelidikan," kata Asep melalui pesan tertulis, Senin (27/10/2025).
Asep belum menjelaskan lebih jauh terkait penyelidikan tersebut. Termasuk kapan dimulainya penyelidikan yang dimaksud.
Kendati demikian, KPK menyebut progres perkara ini berjalan positif. KPK mengaku tidak ada kendala dalam penyelidikan kasus itu.
“Sejauh ini tidak ada kendala, jadi tahapan di penyelidikan ini masih berprogres secara positif,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dikutip Selasa (28/10/2025).
Baca juga: Said Didu Ungkap Siapa Saja Bisa Diperiksa KPK jika Berniat Selidiki Dugaan Korupsi Whoosh
Budi tidak bisa membeberkan rincian dalam proses penyelidikan. Yang jelas, sejauh ini KPK terus memanggil pihak-pihak yang hendak diklarifikasi dalam perkara ini.
"Jadi kita masih fokus dulu mencari, menemukan unsur-unsur peristiwa, unsur-unsur adanya dugaan tindak pidana korupsinya, kita fokus itu dulu," ujar Budi.
Baca juga: Mantan Penyidik Sebut Ada Indikasi Korupsi Whoosh, Dorong KPK Investigasi
Sebelumnya, KPK memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu mengungkap bahwa penyelidikan telah dimulai sejak awal 2025
“Adapun penyelidikan perkara ini sudah dimulai sejak awal tahun,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (27/10/2025).
Baca juga: Mantan Penyidik KPK Ungkap Teknik Telusuri Dugaan Korupsi Whoosh: Jangan Penggal Kepala Naga Dulu
Diberitakan sebelumnya, KPK tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan mark-up proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Meski demikian, KPK belum menjelaskan secara detail sejauhmana hasil penyelidikannya.
Hal itu disampaikan Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. "Saat ini sudah pada tahap penyelidikan," kata Asep melalui pesan tertulis, Senin (27/10/2025).
Asep belum menjelaskan lebih jauh terkait penyelidikan tersebut. Termasuk kapan dimulainya penyelidikan yang dimaksud.
(rca)
Lihat Juga :