Wamen P2MI Pastikan Kondisi WNI Korban Ekploitasi di Kamboja Dalam Kondisi Aman

Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:29 WIB
loading...
Wamen P2MI Pastikan...
Wamen P2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla memastikan WNI berinisial FI (26) korban bekerja paksa menjadi penipuan online di Kamboja dipastikan aman. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla buka suara terkait Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial FI (26) yang menjadi korban bekerja paksa menjadi penipuan online di Kamboja. Dzulfikar memastikan kondisi terkini korban aman.

"Petugas LPMA Bakum telah menghubungi saudara atau kerabat yang bersangkutan dan disampaikan kepada kami, bahwa kondisinya 80% aman dan yang bersangkutan ganti nomor dan rahasia," kata Dzulfikar, Minggu (26/10/2025).

Dzulfikar juga memastikan Pemerintah menindaklanjuti kejadian ini. Kini Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia akan bersurat ke perwakilan Indonesia di Kamboja untuk membantu penanganan masalah itu.

Baca juga: Ribuan Warga Indonesia Jadi Korban Scam, Kuras Rekening hingga Rp4,6 Triliun

"Selanjutnya Direktorat LPMA PMI BAKUM akan menyiapkan surat resmi KP2MI ke Perwakilan RI untuk bantuan penanganan permasalahan yang bersangkutan," tutur dia.

Dzulfikar juga menjelaskan korban FI tercatat berada di Singapura untuk bekerja sekitar September 2025. Pada 17 Oktober 2025, korban dibawa ke Kamboja dan dijadikan pekerja paksa penipuan online.

Korban tercatat berhasil kabur pada 21 Oktober 2025. Saat itu korban langsung menuju Kedutaan Besar Republik Indonesia Phnom Penh untuk meminta perlindungan.

Sebagai informasi, Warga negara Indonesia berinisial FI (26) menjadi korban eksploitasi untuk bekerja di Kamboja. F dipaksa untuk melakukan penipuan online.

Baca juga: 64 Warga Korea Selatan Dibebaskan dari Pusat Scamming di Kamboja Langsung Jadi Tersangka

Orang tua korban, Firman menyebut FI awalnya diminta temannya bekerja di Singapura. Karena kedekatan personal, FI pun menyanggupi permintaan kerja tersebut. "Di Singapura ditawari kerja di perkantoran, sampai sana benar kerja di perkantoran sebagai customer service," ujar Firman, Minggu (26/10/2025).

Setelah bekerja satu bulan di Singapura, FI pun diajak kerabatnya untuk menaiki pesawat. FI baru sadar bahwa dirinya diterbangkan menuju Kamboja.

Di Kamboja, FI kemudian langsung diculik oleh sekelompok sindikat. Setelah diculik itulah FI langsung dipaksa bekerja untuk perusahaan penipuan online di Kamboja. "Anak saya belum sadar sampai di sebuah toko. Keesokan harinya dia diculik di depan toko itu, disandera dan dijadikan pekerja paksa penipuan online," ujar Firman.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Komdigi Blokir 13.000...
Komdigi Blokir 13.000 Nomor Telepon Scam Call, Ada Ribuan yang Catut Nama Pejabat Publik
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Rekomendasi
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved