Menaker Berharap Peserta Program Magang Diserap Maksimal oleh Perusahaan
Jum'at, 24 Oktober 2025 - 18:38 WIB
loading...
Menaker Yassierli berharap peserta program magang yang digagas pemerintah dapat diserap maksimal oleh perusahaan. Dengan output tersebut, dia optimistis program 19 juta lapangan kerja dapat tercapai. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli berharap peserta program magang yang digagas pemerintah dapat diserap maksimal oleh perusahaan. Dengan output bekerja di perusahaan, dia optimistis program 19 juta lapangan kerja dapat tercapai.
“Magang ini menyiapkan untuk bekerja, mengenalkan dunia kerja, membekali kompetensi, serta mengenalkan eksposure kerja. Setelah 6 bulan mengalami peningkatan di tempat magang, peserta diharapkan mampu memberikan nilai bagi perusahaan,” ujar Yassierli dalam program Eksklusif Sindo Sore, Jumat (24/10/2025).
Baca juga: Kunjungi Menaker Bahas Program Magang Nasional, Seskab: Perluas Kesempatan Kerja
Perusahaan yang menerima peserta magang dari sarjana atau diploma harus memposting dulu posisi atau lowongan yang dibutuhkan. Kemudian, peserta magang bisa mendaftar melalui aplikasi atau platform yang tersedia.
Dari Kemnaker, akan mengawal pelaksanaan program magang. “Mentor dalam perencanaan dan sudah memberikan apa kepada peserta magang. Mentor perusahaan akan berkoordinasi dengan kita, lalu dievaluasi,” kata Yassierli
Menurut dia, peserta magang juga akan mendapatkan gaji sesuai Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK). Besaran keseluruhan sudah dialokasikan dalam APBN.
“Tahun ini ditargetkan 80 ribu peserta magang. Untuk gelombang pertama, sebanyak 20 ribu sudah selesai dan sedang berjalan. Sementara, gelombang kedua nanti menyesuaikan dengan posting yang diminta perusahaan,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah mengumumkan program pemagangan lulusan perguruan tinggi yang ditujukan para lulusan baru di Indonesia. Program ini diberikan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.
“Tujuannya agar memberikan pengalaman kerja bagi para lulusan baru. Fresh graduate baik di dunia usaha, industri, dan BUMN termasuk lembaga pemerintah dan Bank Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Pos Cikini, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Melalui program ini, setiap peserta magang akan menerima uang saku bulanan sesuai standar daerah dan jaminan kehilangan pekerjaan serta jaminan kematian. Sebanyak 1.666 perusahaan telah menyiapkan sejumlah posisi kerja bagi para pelamar program magang. “Posisi yang ditawarkan adalah 26.181 lowongan. Dan jumlah pelamarnya 156.159 orang,” ujarnya.
“Magang ini menyiapkan untuk bekerja, mengenalkan dunia kerja, membekali kompetensi, serta mengenalkan eksposure kerja. Setelah 6 bulan mengalami peningkatan di tempat magang, peserta diharapkan mampu memberikan nilai bagi perusahaan,” ujar Yassierli dalam program Eksklusif Sindo Sore, Jumat (24/10/2025).
Baca juga: Kunjungi Menaker Bahas Program Magang Nasional, Seskab: Perluas Kesempatan Kerja
Perusahaan yang menerima peserta magang dari sarjana atau diploma harus memposting dulu posisi atau lowongan yang dibutuhkan. Kemudian, peserta magang bisa mendaftar melalui aplikasi atau platform yang tersedia.
Dari Kemnaker, akan mengawal pelaksanaan program magang. “Mentor dalam perencanaan dan sudah memberikan apa kepada peserta magang. Mentor perusahaan akan berkoordinasi dengan kita, lalu dievaluasi,” kata Yassierli
Menurut dia, peserta magang juga akan mendapatkan gaji sesuai Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK). Besaran keseluruhan sudah dialokasikan dalam APBN.
“Tahun ini ditargetkan 80 ribu peserta magang. Untuk gelombang pertama, sebanyak 20 ribu sudah selesai dan sedang berjalan. Sementara, gelombang kedua nanti menyesuaikan dengan posting yang diminta perusahaan,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah mengumumkan program pemagangan lulusan perguruan tinggi yang ditujukan para lulusan baru di Indonesia. Program ini diberikan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di berbagai sektor.
“Tujuannya agar memberikan pengalaman kerja bagi para lulusan baru. Fresh graduate baik di dunia usaha, industri, dan BUMN termasuk lembaga pemerintah dan Bank Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Pos Cikini, Jakarta, Jumat (17/10/2025).
Melalui program ini, setiap peserta magang akan menerima uang saku bulanan sesuai standar daerah dan jaminan kehilangan pekerjaan serta jaminan kematian. Sebanyak 1.666 perusahaan telah menyiapkan sejumlah posisi kerja bagi para pelamar program magang. “Posisi yang ditawarkan adalah 26.181 lowongan. Dan jumlah pelamarnya 156.159 orang,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :