Pengacara Keluarga Arya Daru: Polda Metro Enggak Bisa Bantu Kita ke Kosan
Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dwi, banyak saksi fakta yang bisa kembali diperiksa polisi untuk dasar perkara ini kembali ditingkatkan menjadi penyidikan. "Nah itu yang akan kita dorong di sini. Yang paling penting adalah kita minta gelar perkara khusus supaya bisa terbuka. Jadi perkara sudah cukup lama ya. sejak ekspose tanggal 28 sampai sekarang belum ada kemajuan. Padahal kita benar-benar mengikuti apa yang Polda inginkan," ujar Dwi.
Dwi pun menyatakan, pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang bisa ditunjukkan ke penyidik terkait dengan lokasi TKP. "Ada hal-hal apa, kami juga ada bukti yang bisa kami tunjukkan. Karena banyak hal di lapangan. Sebenarnya ini perkara kecil, ini hanya tempat kos. Itu kalau diselidiki benar, rasanya bisa terang-benderang kok ini. Kami justru ingin sama-sama membantu mengungkap kasus ini. Jangan berhenti sampai di sini," papar Dwi.
Jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu. Ia ditemukan dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning, yang sempat menimbulkan spekulasi publik soal dugaan pembunuhan.
Dwi pun menyatakan, pihaknya telah mengantongi beberapa bukti yang bisa ditunjukkan ke penyidik terkait dengan lokasi TKP. "Ada hal-hal apa, kami juga ada bukti yang bisa kami tunjukkan. Karena banyak hal di lapangan. Sebenarnya ini perkara kecil, ini hanya tempat kos. Itu kalau diselidiki benar, rasanya bisa terang-benderang kok ini. Kami justru ingin sama-sama membantu mengungkap kasus ini. Jangan berhenti sampai di sini," papar Dwi.
Jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025 lalu. Ia ditemukan dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning, yang sempat menimbulkan spekulasi publik soal dugaan pembunuhan.
(rca)
Lihat Juga :