Kinerja Pertahanan Dinilai Efektif Perkuat Stabilitas Nasional
Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:47 WIB
loading...
Ketua Yayasan Universitas Jayabaya, Moestar Putra Jaya menilai kinerja pertahanan dinilai efektif memperkuat stabilitas nasional. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kinerja sektor pertahanan dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil memperkuat kemandirian industri strategis dan menjaga stabilitas nasional. Pasalnya, saat ini arah kebijakan pertahanan lebih efektif dan efisien.
Ketua Yayasan Universitas Jayabaya, Moestar Putra Jaya, menyebut arah kebijakan pertahanan saat ini semakin efisien dan berdampak luas terhadap pemerintahan.
“Belanja pertahanan kini lebih efisien dan berorientasi pada kemandirian nasional. Ketergantungan terhadap impor mulai berkurang, sementara industri dalam negeri seperti PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia tumbuh pesat,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Baca juga: Hasil Survei IPO: 81% Publik Percaya Kepemimpinan Presiden Prabowo
Menurut Moestar, penguatan industri pertahanan seperti produksi kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri pertahanan yang mandiri. “Maung kini digunakan aktif oleh TNI dan menjadi simbol kemajuan teknologi pertahanan kita,” jelasnya.
Selain di bidang industri, Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga dinilai berhasil memperkuat landasan hukum melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang TNI menjadi Undang-Undang. “Langkah ini memperkuat struktur pertahanan negara dan memastikan fungsi TNI sejalan dengan prinsip demokrasi,” ucapnya.
Baca juga: Terus Perkuat TNI, Prabowo: Kita Tak Boleh Lugu, Tidak Boleh Lengah
Moestar menambahkan, strategi pertahanan yang dijalankan turut menjaga stabilitas nasional, termasuk dalam penanganan aksi demonstrasi besar yang berlangsung aman dan terkendali. “Pendekatannya dialogis dan terukur. Stabilitas nasional bisa terjaga tanpa tindakan berlebihan,” ujarnya.
Moestar juga mengapresiasi sinergi pemerintah dalam memperkuat tata kelola bersih, termasuk dukungan sektor pertahanan terhadap langkah penegakan hukum dalam penyitaan uang hasil korupsi. “Ini menunjukkan pemerintahan yang solid dan berkomitmen terhadap transparansi,” imbuhnya.
Saat ini Pertahanan bukan lagi sekadar alat militer, tetapi juga instrumen strategis dalam diplomasi, ekonomi, dan pembangunan nasional. “Pertahanan yang kuat dan mandiri adalah fondasi stabilitas pemerintahan. Capaian tahun pertama ini membuktikan arah kebijakan Presiden Prabowo berjalan di jalur yang tepat,” paparnya.
Ketua Yayasan Universitas Jayabaya, Moestar Putra Jaya, menyebut arah kebijakan pertahanan saat ini semakin efisien dan berdampak luas terhadap pemerintahan.
“Belanja pertahanan kini lebih efisien dan berorientasi pada kemandirian nasional. Ketergantungan terhadap impor mulai berkurang, sementara industri dalam negeri seperti PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia tumbuh pesat,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Baca juga: Hasil Survei IPO: 81% Publik Percaya Kepemimpinan Presiden Prabowo
Menurut Moestar, penguatan industri pertahanan seperti produksi kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad menjadi bukti nyata keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri pertahanan yang mandiri. “Maung kini digunakan aktif oleh TNI dan menjadi simbol kemajuan teknologi pertahanan kita,” jelasnya.
Selain di bidang industri, Kementerian Pertahanan (Kemhan) juga dinilai berhasil memperkuat landasan hukum melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang TNI menjadi Undang-Undang. “Langkah ini memperkuat struktur pertahanan negara dan memastikan fungsi TNI sejalan dengan prinsip demokrasi,” ucapnya.
Baca juga: Terus Perkuat TNI, Prabowo: Kita Tak Boleh Lugu, Tidak Boleh Lengah
Moestar menambahkan, strategi pertahanan yang dijalankan turut menjaga stabilitas nasional, termasuk dalam penanganan aksi demonstrasi besar yang berlangsung aman dan terkendali. “Pendekatannya dialogis dan terukur. Stabilitas nasional bisa terjaga tanpa tindakan berlebihan,” ujarnya.
Moestar juga mengapresiasi sinergi pemerintah dalam memperkuat tata kelola bersih, termasuk dukungan sektor pertahanan terhadap langkah penegakan hukum dalam penyitaan uang hasil korupsi. “Ini menunjukkan pemerintahan yang solid dan berkomitmen terhadap transparansi,” imbuhnya.
Saat ini Pertahanan bukan lagi sekadar alat militer, tetapi juga instrumen strategis dalam diplomasi, ekonomi, dan pembangunan nasional. “Pertahanan yang kuat dan mandiri adalah fondasi stabilitas pemerintahan. Capaian tahun pertama ini membuktikan arah kebijakan Presiden Prabowo berjalan di jalur yang tepat,” paparnya.
(cip)
Lihat Juga :