Wamen Stella Bakal Petakan Tambahan Anggaran Beasiswa LPDP
Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kita akan langsung memetakan, karena Bapak (Presiden) ingin mencetak sumber daya manusia yang unggul di bidang sains dan teknologi tapi juga unggul di bidang-bidang lainnya, mana yang sangat diperlukan negara,” ujar dia.
“Misalnya tadi kalau misalnya di bidang teknologi masih kurang, kita bisa membangun beasiswa. Beasiswa ini juga ditujukan bukan saja bagi mahasiswa S1, tapi juga bagi para dosen-dosen kita untuk meningkatkan kompetensi mereka. Lalu juga kita bisa menggunakan dana tadi yang diberikan kepada LPDP karena ada juga dana abadi penelitian di bawah LPDP yang yield-nya itu dipakai oleh Kemendiktisaintek disalurkan langsung ke universitas,” sambung dia.
Baca juga: 5 Negara dan 10 Kampus Favorit Prajurit TNI Penerima Beasiswa LPDP
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subiantomeminta agar sebagian dari uang sitaan Rp13,25 triliun dialihkan untuk memperkuat dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Uang pengganti kerugian negara tersebut terkait kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) terdakwa korporasi.
Permintaan Prabowo kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
“Misalnya tadi kalau misalnya di bidang teknologi masih kurang, kita bisa membangun beasiswa. Beasiswa ini juga ditujukan bukan saja bagi mahasiswa S1, tapi juga bagi para dosen-dosen kita untuk meningkatkan kompetensi mereka. Lalu juga kita bisa menggunakan dana tadi yang diberikan kepada LPDP karena ada juga dana abadi penelitian di bawah LPDP yang yield-nya itu dipakai oleh Kemendiktisaintek disalurkan langsung ke universitas,” sambung dia.
Baca juga: 5 Negara dan 10 Kampus Favorit Prajurit TNI Penerima Beasiswa LPDP
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subiantomeminta agar sebagian dari uang sitaan Rp13,25 triliun dialihkan untuk memperkuat dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Uang pengganti kerugian negara tersebut terkait kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) terdakwa korporasi.
Permintaan Prabowo kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Lihat Juga :