Golkar Nilai Hasil Survei Kinerja Bahlil Tak Proporsional dan Abaikan Banyak Pencapaian
Senin, 20 Oktober 2025 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, keberlanjutan dan ketegasan tata kelola ditegakkan dengan membekukan ratusan izin perusahaan nakal yang tidak memenuhi kewajiban jaminan reklamasi (Jamrek) dan menertibkan tambang ilegal.
“Bahkan, di sektor hulu migas, upaya peningkatan produksi dan manfaat langsung dilakukan dengan menghidupkan kembali sumur tua serta melibatkan masyarakat melalui perbaikan tata kelola sumur rakyat,” katanya.
Menurut Abdul Rahman, capaian kebijakan prorakyat ini justru memperkuat fundamental ekonomi. Hingga pertengahan 2025, investasi sektor ESDM sudah mencapai Rp225 triliun, tertinggi dalam lima tahun terakhir, sementara PNBP tercatat Rp138 triliun.
Dia menambahkan opini negatif yang diarahkan kepada Bahlil justru menjadi indikator bahwa menteri tersebut tengah melaksanakan reformasi yang berani.
“Kami berharap semua pihak menilai kinerja berdasarkan fakta implementasi dan data resmi, bukan hasil survei opini yang terbatas dan berpotensi menggiring persepsi,” ujar mantan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin ini.
“Bahkan, di sektor hulu migas, upaya peningkatan produksi dan manfaat langsung dilakukan dengan menghidupkan kembali sumur tua serta melibatkan masyarakat melalui perbaikan tata kelola sumur rakyat,” katanya.
Menurut Abdul Rahman, capaian kebijakan prorakyat ini justru memperkuat fundamental ekonomi. Hingga pertengahan 2025, investasi sektor ESDM sudah mencapai Rp225 triliun, tertinggi dalam lima tahun terakhir, sementara PNBP tercatat Rp138 triliun.
Dia menambahkan opini negatif yang diarahkan kepada Bahlil justru menjadi indikator bahwa menteri tersebut tengah melaksanakan reformasi yang berani.
“Kami berharap semua pihak menilai kinerja berdasarkan fakta implementasi dan data resmi, bukan hasil survei opini yang terbatas dan berpotensi menggiring persepsi,” ujar mantan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin ini.
(jon)
Lihat Juga :