Prabowo Saksikan Penyerahan Aset CPO Rp13,2 Triliun, Anwar Abbas: Presiden Serius Dukung Kejagung
Senin, 20 Oktober 2025 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun mengapresiasi langkah Kejagung yang tidak hanya fokus memenjarakan pelaku, tetapi juga mengembalikan kerugian negara. “Dalam perspektif Islam, harta hasil curian bukan milik pencuri dan wajib dikembalikan kepada pemiliknya. Kalau milik negara, maka harus dikembalikan ke negara,” jelasnya.
Menurut dia, tindakan Kejagung mengejar aset hingga triliunan rupiah merupakan implementasi nyata dari keadilan. Karena itu, dukungan Presiden dinilai sangat penting agar pemberantasan korupsi tidak berhenti di level birokrasi.
Baca juga: Ternyata Tumpukan Uang yang Ditampilkan Kejagung Hanya Rp2,4 Triliun, Jaksa Agung Ungkap Alasannya
Buya Anwar juga mengingatkan bahwa Prabowo pernah menolak suap besar seperti yang pernah diungkapkan adiknya, Hashim Djojohadikusumo. “Kalau seorang Prabowo yang sudah menegaskan komitmennya masih berani disuap, artinya para koruptor ini memang nekat. Karena itu, negara butuh pemimpin kuat dan berani seperti Prabowo,” tegasnya.
Buya Anwar menutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk ikut mendukung langkah Presiden dan Kejagung. “Kalau rakyat berada di belakangnya, Prabowo akan semakin percaya diri untuk menegakkan keadilan dan membersihkan korupsi sampai ke akarnya,” pungkasnya.
Menurut dia, tindakan Kejagung mengejar aset hingga triliunan rupiah merupakan implementasi nyata dari keadilan. Karena itu, dukungan Presiden dinilai sangat penting agar pemberantasan korupsi tidak berhenti di level birokrasi.
Baca juga: Ternyata Tumpukan Uang yang Ditampilkan Kejagung Hanya Rp2,4 Triliun, Jaksa Agung Ungkap Alasannya
Buya Anwar juga mengingatkan bahwa Prabowo pernah menolak suap besar seperti yang pernah diungkapkan adiknya, Hashim Djojohadikusumo. “Kalau seorang Prabowo yang sudah menegaskan komitmennya masih berani disuap, artinya para koruptor ini memang nekat. Karena itu, negara butuh pemimpin kuat dan berani seperti Prabowo,” tegasnya.
Buya Anwar menutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk ikut mendukung langkah Presiden dan Kejagung. “Kalau rakyat berada di belakangnya, Prabowo akan semakin percaya diri untuk menegakkan keadilan dan membersihkan korupsi sampai ke akarnya,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :