Bahlil Akui Sering Kena Tegur Prabowo: Saya Setiap Dipanggil Pasti Ditegur

Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:14 WIB
loading...
Bahlil Akui Sering Kena...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui dirinya kerap mendapat teguran dari Presiden Prabowo Subianto. Foto: Aldhi Candra Setiawan
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui dirinya kerap mendapat teguran dari Presiden Prabowo Subianto . Tetapi teguran yang dimaksud bukan peringatan.

Bahlil berkelakar teguran yang dia dapat dari Presiden Prabowo adalah teguran berupa sapaan, baik saat memanggil maupun memberikan perintah.

Hal itu disampaikan Bahlil merespons pernyataan Presiden Prabowo tentang memberi peringatan tiga kali terhadap menteri yang nakal sebelum melakukan reshuffle.

Baca juga: Bahlil Lahadalia Merapat ke Kediaman Prabowo di Kertanegara, Ada Apa?



"Tegur apa? Ya saya setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah, ya kan tegur kan semuanya kan?" kata Bahlil usai rapat di kediaman pribadi Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta, Minggu (19/10/2025).

"Dan bapak presiden kan orangnya sangat terbuka, jadi pasti mungkin kamu juga kalau tiap hari ikut rapat pasti ditegur," ujar Bahlil.

Sementara itu terkait siapa saja menteri yang pernah mendapat teguran berupa peringatan dari Prabowo, Bahlil mengaku belum tahu. "Saya belum tahu itu. Itu yang tahu itu hanya bapak presiden," kata Bahlil.

"Ya, kita sesama bis kota jangan saling mendahului, ya," sambung Bahlil.

Bahlil tidak menjawab lugas saat awak media menegaskan pertanyaan serupa, terkait presiden pernah atau tidak memberikan teguran kepada dirinya. "Saya nggak tahu ya, saya yang dimaksudkan seperti apa," kata Bahlil.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengeluarkan peringatan tegas kepada para menterinya dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja dengan benar dan berintegritas.

Prabowo tidak segan menyatakan akan melakukan reshuffle jika peringatan yang diberikan tidak diindahkan.

"Karena anak buah saya hebat-hebat. Ya kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan?" kata Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).

Dia menjelaskan mekanisme peringatan yang akan diterapkan sebelum mengambil tindakan penggantian menteri.

"Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan. Tiga kali, apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti karena demi negara bangsa dan rakyat tidak boleh ada rasa kasihan. Yang kasihan rakyat Indonesia," jelas Prabowo.

Dia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Indonesia, bukan perasaan kasihan terhadap individu menteri.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyampaikan ketidaktakutannya jika dibenci oleh pihak-pihak tertentu, asalkan rakyat tidak membencinya. Dia secara spesifik menyebut para koruptor dan manipulator.

"Saya enggak apa-apa dibenci asal rakyat saya tidak benci saya. Kalau saya dibenci oleh maling-maling koruptor, manipulator, penipu-penipu yang serakah, enggak apa-apa, enggak ada urusan," katanya.

Presiden juga menyinggung peringatan yang diterimanya mengenai potensi perlawanan dari para koruptor yang memiliki banyak uang, bahkan dengan menciptakan demo besar.

Namun, Prabowo menegaskan bahwa hal itu tidak akan menggoyahkan tekadnya.

"Saya dikasih peringatan, 'Pak hati-hati loh Pak, mereka uangnya banyak mereka bisa bayar demo'. Enggak ada urusan, yang penting rakyat Indonesia mendukung saya, saya tidak ragu-ragu," ujarnya.

"Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi. Kalau koruptor-koruptor, maling saya hadapi bersama saudara-saudara, saya yakin, saya yakin rakyat Indonesia di belakang saya," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
LPI Minta Program Prioritas...
LPI Minta Program Prioritas Nasional Dievaluasi Agar Sesuai Arahan Presiden
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Danone Indonesia Dorong...
Danone Indonesia Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Praktik Bisnis Berkelanjutan
Berita Terkini
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved