Bahlil Akui Sering Kena Tegur Prabowo: Saya Setiap Dipanggil Pasti Ditegur
Minggu, 19 Oktober 2025 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
"Ya, kita sesama bis kota jangan saling mendahului, ya," sambung Bahlil.
Bahlil tidak menjawab lugas saat awak media menegaskan pertanyaan serupa, terkait presiden pernah atau tidak memberikan teguran kepada dirinya. "Saya nggak tahu ya, saya yang dimaksudkan seperti apa," kata Bahlil.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengeluarkan peringatan tegas kepada para menterinya dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja dengan benar dan berintegritas.
Prabowo tidak segan menyatakan akan melakukan reshuffle jika peringatan yang diberikan tidak diindahkan.
"Karena anak buah saya hebat-hebat. Ya kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan?" kata Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).
Dia menjelaskan mekanisme peringatan yang akan diterapkan sebelum mengambil tindakan penggantian menteri.
"Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan. Tiga kali, apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti karena demi negara bangsa dan rakyat tidak boleh ada rasa kasihan. Yang kasihan rakyat Indonesia," jelas Prabowo.
Dia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Indonesia, bukan perasaan kasihan terhadap individu menteri.
Bahlil tidak menjawab lugas saat awak media menegaskan pertanyaan serupa, terkait presiden pernah atau tidak memberikan teguran kepada dirinya. "Saya nggak tahu ya, saya yang dimaksudkan seperti apa," kata Bahlil.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengeluarkan peringatan tegas kepada para menterinya dan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk bekerja dengan benar dan berintegritas.
Prabowo tidak segan menyatakan akan melakukan reshuffle jika peringatan yang diberikan tidak diindahkan.
"Karena anak buah saya hebat-hebat. Ya kalau ada satu dua nakal, saya peringati ya kan?" kata Prabowo dalam orasinya di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025).
Dia menjelaskan mekanisme peringatan yang akan diterapkan sebelum mengambil tindakan penggantian menteri.
"Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan. Tiga kali, apa boleh buat, reshuffle. Harus diganti karena demi negara bangsa dan rakyat tidak boleh ada rasa kasihan. Yang kasihan rakyat Indonesia," jelas Prabowo.
Dia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Indonesia, bukan perasaan kasihan terhadap individu menteri.
Lihat Juga :