KH Cholil Nafis Sebut Orang Kadang Salah Perspektif Dalam Melihat Pesantren
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Kiai Cholil menyebut kehidupan di pesantren itu berbeda-beda. Apabila dilihat dari budaya luar pasti tidak cocok. Tapi kalau tahu di dalamnya bagaimana kiai di pesantren berdedikasi untuk bangsa dan negara. Mereka bahkan tidak mengambil SPP dan tidak ada bayaran sama sekali.
“Itu banyak jumlahnya, banyak yang tidak terdaftar di Kementerian Agama. Enggak didaftarkan pesantrennya tapi mereka berdedikasi, seperti pesantren-pesantren tua yang kemarin roboh. Alkoziny itu dari Khozin yakni orang yang alim kemudian orang datang untuk belajar di sana dan tidak ingin pulang pergi. Maka bikinlah pemondokan disebut dengan pondok pesantren. Termasuk Kiai Hasyim Asy'ari mondoknya di situ,” katanya.
Baca juga: Dapat SK dari Kemenag, KH Cholil Nafis: LAZIA Siap Maksimalkan Potensi Zakat
Bahkan, kata Kiai Cholil, dalam sejarahnya Kiai Kholil Bangkalan sepulang dari haji itu bikin pemondokan kayak secara swadaya. “Di beberapa tempat ngecor bareng itu adalah tradisi lama di mana santri itu yang ditempati melakukannya sendiri, berbeda kalau dibandingkan dengan boarding school,” ucapnya.
“Itu banyak jumlahnya, banyak yang tidak terdaftar di Kementerian Agama. Enggak didaftarkan pesantrennya tapi mereka berdedikasi, seperti pesantren-pesantren tua yang kemarin roboh. Alkoziny itu dari Khozin yakni orang yang alim kemudian orang datang untuk belajar di sana dan tidak ingin pulang pergi. Maka bikinlah pemondokan disebut dengan pondok pesantren. Termasuk Kiai Hasyim Asy'ari mondoknya di situ,” katanya.
Baca juga: Dapat SK dari Kemenag, KH Cholil Nafis: LAZIA Siap Maksimalkan Potensi Zakat
Bahkan, kata Kiai Cholil, dalam sejarahnya Kiai Kholil Bangkalan sepulang dari haji itu bikin pemondokan kayak secara swadaya. “Di beberapa tempat ngecor bareng itu adalah tradisi lama di mana santri itu yang ditempati melakukannya sendiri, berbeda kalau dibandingkan dengan boarding school,” ucapnya.
Lihat Juga :