Dekan FISIP UAI: Pemerintahan Prabowo Bangun Optimisme Baru dan Stabilitas Nasional

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 17:11 WIB
loading...
Dekan FISIP UAI: Pemerintahan...
Dekan FISIP Universitas Al Azhar Indonesia Heri Herdiawanto, menilai kepemimpinan Prabowo berhasil perkuat stabilitas nasional. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai telah membawa arah baru yang lebih menjanjikan bagi bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, kepemimpinan Prabowo juga berhasil menciptakan stabilitas nasional.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Azhar Indonesia (FISIP UAI) Heri Herdiawanto, menilai kepemimpinan Prabowo berhasil menanamkan optimisme publik dan memperkuat stabilitas nasional di tengah situasi global yang penuh dinamika.

"Capaian tersebut tak lepas dari pijakan visi Asta Cita yang menjadi fondasi arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” katanya, Jumat (17/10/2025).

Baca juga: Riwayat Pendidikan Prabowo Subianto, Presiden RI yang Berulang Tahun Hari Ini

Heri mengungkapkan dalam bingkai Asta Cita, Presiden Prabowo menghadirkan harapan dan optimisme bagi rakyat Indonesia. "Ada semangat besar untuk membawa bangsa ini berdiri di atas kemandirian dan kekuatan sendiri,” ujarnya.

Meski demikian, Heri juga menilai masih terdapat tantangan pada level implementasi kebijakan, terutama dalam efektivitas birokrasi dan koordinasi lintas sektor.

“Secara objektif, masih ada kontradiksi dan permasalahan di tataran pelaksanaan. Namun secara umum arah pemerintahan menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang menggembirakan,” katanya.

Baca juga: 8 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI, Ini Daftar Namanya

Heri juga menyoroti stabilitas politik dan ekonomi nasional yang relatif terjaga dalam satu tahun terakhir. Menurutnya, hal ini menjadi indikator penting bahwa pemerintahan Prabowo mampu menjaga keseimbangan di tengah tekanan global dan dinamika domestik.

“Stabilitas politik dan ekonomi relatif stabil, bahkan politik luar negeri menunjukkan arah yang menjanjikan. Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat internasional,” jelasnya.

Heri menekankan pentingnya memperkuat efisiensi birokrasi serta memastikan program prioritas nasional berjalan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Ke depan, pemerintahan perlu lebih fokus pada perbaikan kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, dan efisiensi birokrasi,” ujarnya.


Tidak hanya itu, Heri menggarisbawahi pemberantasan korupsi serta realisasi nilai-nilai Asta Cita menjadi agenda krusial dalam memperkokoh legitimasi moral dan politik pemerintahan.

“Pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas agar kepercayaan publik semakin menguat. Implementasi nilai-nilai Astacita perlu diwujudkan dalam kebijakan yang konkret dan terukur,” tutur Heri.

Heri menyebut tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo sebagai periode konsolidasi dan peneguhan arah kebangsaan, yang diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pencapaian tujuan pembangunan jangka panjang.

“Satu tahun ini merupakan masa penataan dan konsolidasi. Dengan langkah yang lebih efisien dan berpihak pada rakyat, pemerintahan Prabowo memiliki potensi besar untuk membawa Indonesia menuju kemajuan yang berkeadilan dan berdaulat,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved