Konferensi Buruh Internasional Fiji, Ketum IMPPI Ungkap Peran Penting ILO
Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
“Sejumlah reformasi ketenagakerjaan tengah dijalankan, termasuk peninjauan dan pencabutan undang-undang perburuhan yang represif, revitalisasi Wages Council, serta perubahan pada Undang-Undang Fiji National Provident Fund (FNPF) guna memulihkan perwakilan pekerja,” paparnya.
Pemerintah Fiji juga tengah meninjau kembali Undang-Undang Hubungan Ketenagakerjaan (Employment Relations Act) agar selaras dengan konvensi ILO, terutama dalam menjamin kebebasan berserikat dan perundingan kolektif.
Rabuka menekankan pentingnya perlindungan setara bagi pekerja lokal maupun migran, serta menolak segala bentuk intimidasi di tempat kerja. “Fiji kini berinvestasi dalam pelatihan keterampilan, pemberdayaan perempuan dan generasi muda, serta peningkatan layanan kesehatan, perumahan, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Partisipasi William Yani Wea dalam forum ITUC–AP ini memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang aktif memperjuangkan keadilan sosial, hak pekerja, dan demokrasi global yang inklusif.
Pemerintah Fiji juga tengah meninjau kembali Undang-Undang Hubungan Ketenagakerjaan (Employment Relations Act) agar selaras dengan konvensi ILO, terutama dalam menjamin kebebasan berserikat dan perundingan kolektif.
Rabuka menekankan pentingnya perlindungan setara bagi pekerja lokal maupun migran, serta menolak segala bentuk intimidasi di tempat kerja. “Fiji kini berinvestasi dalam pelatihan keterampilan, pemberdayaan perempuan dan generasi muda, serta peningkatan layanan kesehatan, perumahan, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan,” ujarnya.
Partisipasi William Yani Wea dalam forum ITUC–AP ini memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang aktif memperjuangkan keadilan sosial, hak pekerja, dan demokrasi global yang inklusif.
(cip)
Lihat Juga :