Patrick Kluivert Dipecat, DPR: Jawab Keresahan Masyarakat
Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:21 WIB
loading...
Patrick Kluivert dipecat sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia. Foto/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Komisi X DPR memberikan dukungan penuh terhadap langkah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang memecat Patrick Kluivert sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia. Pemecatan tersebut dianggap menjawab keresahan masyarakat.
"Setuju dengan langkah PSSI. Ini menjawab keresahan di masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).
Dia meminta kepada seluruh pihak untuk menatap masa ke depan dan tak terjebak dengan kekalahan Timnas kemarin. Lalu juga mendorong PSSI segera melaksanakan peta jalan Sepak Bola nasional yang sudah dibuat.
Baca juga: Patrick Kluivert Cuma 9 Bulan 8 Hari Latih Timnas Indonesia, Netizen: Datang Ngacak-ngacak Doang!
"Persiapkan timnas kita dengan baik dan tentunya kami di komisi X terus akan kawal pelaksanaan peta jalan sepak bola nasional," ujarnya.
Soal pengganti Patrick Kluivert, legislator PKB itu menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI yang memiliki kewenangan penuh untuk menunjuknya.
“Silakan cari yang terbaik, PSSI lebihh paham kondisi saat ini dan harapan kita bahwa semoga PSSI bisa mendapatkan pelatih yang betul betul mampu menjadikan timnas kita kekuatan yang luar biasa dan mampu menterjemahkan blue print dan target target yang sudah ditetapkan oleh PSSI," pungkasnya.
Untuk diketahui, PSSI secara resmi memutus kerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert dan jajaran staf pelatih Timnas Indonesia setelah kegagalan menyakitkan di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tak hanya Kluivert, nama-nama besar lain seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, dan Frank Van Kempen juga terkena imbasnya. Padahal, seluruh tim pelatih ini sebelumnya terikat kontrak hingga tahun 2027.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis PSSI dalam laman resminya.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," lanjutnya.
"Setuju dengan langkah PSSI. Ini menjawab keresahan di masyarakat," kata Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).
Dia meminta kepada seluruh pihak untuk menatap masa ke depan dan tak terjebak dengan kekalahan Timnas kemarin. Lalu juga mendorong PSSI segera melaksanakan peta jalan Sepak Bola nasional yang sudah dibuat.
Baca juga: Patrick Kluivert Cuma 9 Bulan 8 Hari Latih Timnas Indonesia, Netizen: Datang Ngacak-ngacak Doang!
"Persiapkan timnas kita dengan baik dan tentunya kami di komisi X terus akan kawal pelaksanaan peta jalan sepak bola nasional," ujarnya.
Soal pengganti Patrick Kluivert, legislator PKB itu menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI yang memiliki kewenangan penuh untuk menunjuknya.
“Silakan cari yang terbaik, PSSI lebihh paham kondisi saat ini dan harapan kita bahwa semoga PSSI bisa mendapatkan pelatih yang betul betul mampu menjadikan timnas kita kekuatan yang luar biasa dan mampu menterjemahkan blue print dan target target yang sudah ditetapkan oleh PSSI," pungkasnya.
Untuk diketahui, PSSI secara resmi memutus kerja sama dengan pelatih kepala Patrick Kluivert dan jajaran staf pelatih Timnas Indonesia setelah kegagalan menyakitkan di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tak hanya Kluivert, nama-nama besar lain seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, dan Frank Van Kempen juga terkena imbasnya. Padahal, seluruh tim pelatih ini sebelumnya terikat kontrak hingga tahun 2027.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis PSSI dalam laman resminya.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," lanjutnya.
(rca)
Lihat Juga :