Gus Yahya Protes Tayangan Xpose Uncensored: Menghina Tokoh-tokoh Pesantren
Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:12 WIB
loading...
A
A
A
"Karena jelas penghinaan-penghinaan yang dilakukan dalam tayangan Trans7 tersebut sangat menyinggung dan membangkitkan amarah bagi kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama pada umumnya,” imbuhnya.
Dia melanjutkan, demi menyelesaikan masalah tersebut, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU siap mengambil langkah-langkah hukum jika diperlukan. "Kami menuntut Trans7 dan Trans Crop memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut. Masalah ini harus diselesaikan sebaik-baiknya, bahkan jika harus menempuh jalur hukum," katanya.
Gus Yahya mengajak para kiai, santri, dan warga NU untuk tetap teguh dan tidak kehilangan semangat dalam berkhidmat, meski ada pihak-pihak yang tidak menyukai pesantren dan nilai-nilainya. "Bahwa di luar sana ada pihak-pihak yang tidak suka kepada pesantren, tidak suka kepada Nahdlatul Ulama, menentang nilai-nilai yang dimuliakan oleh pesantren, semua itu tidak boleh mengendorkan semangat kita untuk berkhidmat dengan ikhlas,” ujarnya.
Baca juga: PKB Kecam Program Acara yang Lecehkan Pimpinan Ponpes Lirboyo
Dia menuturkan, khidmat kepada agama dan bangsa tidak mengharapkan balasan atau ucapan terima kasih, namun akan terus dilanjutkan sebagai bentuk pengabdian tulus untuk mencari rida Allah. “Kita akan terus maju untuk meningkatkan khidmah-khidmah kita dan pada saat yang sama kita juga melakukan muhasabah, berinstrospeksi untuk terus memperbaiki agar dengan begitu khidmah yang kita persembahkan untuk agama, masyarakat, dan bangsa ini pun menjadi lebih baik dan menjadi lebih berkah untuk kita semua,” pungkasnya.
Dia melanjutkan, demi menyelesaikan masalah tersebut, Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU siap mengambil langkah-langkah hukum jika diperlukan. "Kami menuntut Trans7 dan Trans Crop memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat tayangan tersebut. Masalah ini harus diselesaikan sebaik-baiknya, bahkan jika harus menempuh jalur hukum," katanya.
Gus Yahya mengajak para kiai, santri, dan warga NU untuk tetap teguh dan tidak kehilangan semangat dalam berkhidmat, meski ada pihak-pihak yang tidak menyukai pesantren dan nilai-nilainya. "Bahwa di luar sana ada pihak-pihak yang tidak suka kepada pesantren, tidak suka kepada Nahdlatul Ulama, menentang nilai-nilai yang dimuliakan oleh pesantren, semua itu tidak boleh mengendorkan semangat kita untuk berkhidmat dengan ikhlas,” ujarnya.
Baca juga: PKB Kecam Program Acara yang Lecehkan Pimpinan Ponpes Lirboyo
Dia menuturkan, khidmat kepada agama dan bangsa tidak mengharapkan balasan atau ucapan terima kasih, namun akan terus dilanjutkan sebagai bentuk pengabdian tulus untuk mencari rida Allah. “Kita akan terus maju untuk meningkatkan khidmah-khidmah kita dan pada saat yang sama kita juga melakukan muhasabah, berinstrospeksi untuk terus memperbaiki agar dengan begitu khidmah yang kita persembahkan untuk agama, masyarakat, dan bangsa ini pun menjadi lebih baik dan menjadi lebih berkah untuk kita semua,” pungkasnya.
Lihat Juga :