Komjak Dorong Kejaksaan Segera Eksekusi Silfester Matutina: Keadilan Tidak Boleh Tertunda
Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Kejari Jakarta Selatan, lanjut dia, telah memanggil Silfester Matutina sebanyak enam kali. Namun, Silfester Matutina tak pernah muncul.
"(Kejari Jaksel) telah menerbitkan surat penetapan pelaksanaan eksekusi dan telah juga memanggil yang bersangkutan di dua bulan terakhir itu sudah enam kali pemanggilan. Faktanya hingga saat ini karena yang bersangkutan belum memenuhi panggilan tersebut. Betul, karena memang yang bersangkutan belum diketahui alamatnya di mana," jelas dia.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna menegaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk mengeksekusi Silfester Matutina. Silfester merupakan terpidana kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK).
Anang menuturkan, pihaknya akan mengeksekusi Silfester jika telah bertemu langsung. "Kami tegas ketika nanti ada ya kita ambillah, langkah-langkah hukum yang tegas bisa dipastikan kan," ucap Anang saat ditemui di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025).
"(Kejari Jaksel) telah menerbitkan surat penetapan pelaksanaan eksekusi dan telah juga memanggil yang bersangkutan di dua bulan terakhir itu sudah enam kali pemanggilan. Faktanya hingga saat ini karena yang bersangkutan belum memenuhi panggilan tersebut. Betul, karena memang yang bersangkutan belum diketahui alamatnya di mana," jelas dia.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna menegaskan pihaknya akan mengambil langkah tegas untuk mengeksekusi Silfester Matutina. Silfester merupakan terpidana kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK).
Anang menuturkan, pihaknya akan mengeksekusi Silfester jika telah bertemu langsung. "Kami tegas ketika nanti ada ya kita ambillah, langkah-langkah hukum yang tegas bisa dipastikan kan," ucap Anang saat ditemui di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025).
(zik)
Lihat Juga :