Anies Bagikan Momen Silaturahmi dengan Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma'mun
Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:22 WIB
loading...
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersilaturahmi ke kediaman ulama sepuh KH Syukron Mamun, pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman. Foto/Instagram @aniesbaswedan
A
A
A
JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersilaturahmi ke kediaman ulama sepuh KH Syukron Ma'mun, pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman. Momen silaturahmi tersebut Anies unggah di akun Instagram-nya.
Ada lima foto yang diunggah Anies saat bertemu KH Syukron Ma'mun di ponpes yang terletak di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan tersebut. Satu di antaranya, saat Anies hendak mencium tangan kiai tersebut.
"Kemarin bersilaturahmi ke kediaman ulama sepuh yang kami hormati, KH Syukron Ma’mun , pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, sosok ulama yang tegas menyuarakan kebenaran dengan ketulusan," tulis Anies di bagian keterangan foto tersebut, dikutip Selasa (14/10/2025).
Baca Juga: Bantu Penyandang Disabilitas, Anies Baswedan Resmikan Pesantren Tahfiz Difabel Bazis
Menurut Anies, mereka berbincang panjang tentang perjalanan dakwah, tanggung jawab moral para pemimpin, dan pentingnya menjaga harmoni antara ulama dan umara. "Dari beliau selalu mengalir keteduhan, keluasan pandangan, dan semangat untuk menjaga umat agar tetap berada di jalan yang lurus."
Ada lima foto yang diunggah Anies saat bertemu KH Syukron Ma'mun di ponpes yang terletak di kawasan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan tersebut. Satu di antaranya, saat Anies hendak mencium tangan kiai tersebut.
"Kemarin bersilaturahmi ke kediaman ulama sepuh yang kami hormati, KH Syukron Ma’mun , pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, sosok ulama yang tegas menyuarakan kebenaran dengan ketulusan," tulis Anies di bagian keterangan foto tersebut, dikutip Selasa (14/10/2025).
Baca Juga: Bantu Penyandang Disabilitas, Anies Baswedan Resmikan Pesantren Tahfiz Difabel Bazis
Menurut Anies, mereka berbincang panjang tentang perjalanan dakwah, tanggung jawab moral para pemimpin, dan pentingnya menjaga harmoni antara ulama dan umara. "Dari beliau selalu mengalir keteduhan, keluasan pandangan, dan semangat untuk menjaga umat agar tetap berada di jalan yang lurus."