DE JURE Kritik Kejagung karena Tak Serius Eksekusi Silfester Matutina

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:31 WIB
loading...
DE JURE Kritik Kejagung...
Democratic Judicial Reform (DE JURE) menyoroti Kejaksaan Agung karena belum dilaksanakannya eksekusi putusan terhadap terpidana Silfester Matutina yang telah vonis 1,5 tahun pada 2019 silam. Foto/Dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Democratic Judicial Reform (DE JURE), Bhatara Ibnu Reza menyoroti Kejaksaan Agung (Kejagung) karena belum dilaksanakannya eksekusi putusan terhadap terpidana Silfester Matutina. Eksekusi Silfester ini dalam kasus fitnah terhadap mantan Wapres Jusuf Kalla (JK).

Hingga kini, Silfester tak kunjung dieksekusi, padahal vonis 1,5 tahun telah dijatuhkan pada tahun 2019. Atas peristiwa tersebut, Ibnu menilai bila Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak serius dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mengeksekusi terdakwa.

Baca juga: Roy Suryo Cs Minta Silfester Matutina Dijadikan DPO, Ini Respons Kejagung

"Terlebih lagi dalih kejaksaan bahwa Silfester tidak dapat ditemukan berbanding terbalik dengan fakta bahwa terpidana kasus fitnah ini masih secara bebas muncul di berbagai media massa," ujar Ibnu dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).



Sikap lembaga penegak hukum tersebut tentunya menimbulkan pertanyaan, bila kejaksaan diduga melakukan praktik tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum.

Di sisi lain, Ibnu juga menyoroti peran Komisi Kejaksaan RI selaku pengawas eksternal yang dinilai gagal dalam melaksanakan tugas pengawasan. Dia menyebut Komisi Kejaksaan justru seolah turut serta dalam mengaminkan langkah kejaksaan dalam mengulur-ulur pelaksanaan eksekusi.

Baca juga: Silfester Matutina Bakal Ajukan PK Kedua

"Sejak kasus ini kembali menjadi sorotan publik, Komisi Kejaksaan hanya mendorong tanpa disertai upaya mendesak kejaksaan," ucap Ibnu.

"Kami mendesak Kejaksaan RI untuk secepatnya melakukan eksekusi terhadap terpidana Silfester Matutina serta juga Komisi Kejaksaan RI untuk melakukan tugasnya dalam mengawasi kinerja dan perilaku jaksa secara serius," pungkasnya.

Silfester Terus Dicari


Kejaksaan Agung (Kejagung) merepons permintaan kubu Roy Suryo Cs beberapa waktu lalu yang meminta Ketum Solmet, Silfester Matutina dimasukkan daftar pencarian orang (DPO) atau buronan karena belum dieksekusi atas kasus fitnah terhadap mantan Wapres Jusuf Kalla.

"Belum (dijadikan DPO). Sekarang ini bukan penyidikan lagi, sudah eksekusi, jaksa eksekutornya. Jaksa eksekutor sudah berusaha mencari yang diduga ada yang bersangkutan itu. Informasi dari jaksa eksekutornya di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan itu," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatnapada wartawan, Jumat (10/10/2025).

Menurut Anang, Jaksa eksekutor Kejari Jaksel telah melakukan pencarian terhadap Silfester. Namun, keberadaan Silfester tak kunjung ditemukan. Maka itu, kata dia, tim pengacara Silfester diminta untuk menghadirkan dia ke Kejaksaan untuk bisa dieksekusi. Jaksa pun masih berupaya melakukan pencarian terhadap Silfester dengan strateginya pula.

"Sementara kan cuma kita dengar kan yang bersangkutan katanya bilang sudah ada kan di Jakarta. Tolong bantu saja kalau memang betul ada dihadirkan," katanya.

Sedangkan kuasa hukum memastikan Ketua Umum Relawan Solidaritas Merah Putih Silfester Matutina masih berada di Jakarta. Dia menepis tudingan kliennya pergi ke luar negeri.

"Intinya ada di Jakarta. Itu dulu saya jelaskan ya," kata pengacara Silfester, Lechumanan saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Jaga Indonesia Pintar...
Jaga Indonesia Pintar Permudah Pelaporan Dugaan Penyelewengan Dana PIP
Sahroni Apresiasi Kejagung...
Sahroni Apresiasi Kejagung Lelang Tanker Sitaan Rp1 Triliun: Bukti Nyata Asset Recovery
Tinjau Kapal Hasil Rampasan...
Tinjau Kapal Hasil Rampasan Negara di Batam, Kejagung Percepat Lelang Tanker Iran
Rekomendasi
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved