Pembangunan Manusia Fondasi Wujudkan Visi Komunitas ASEAN 2045
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:45 WIB
loading...
A
A
A
Ekonom UNDP Indonesia Tshering Lhamo, mengingatkan bahwa ASEAN kini berada di persimpangan jalan. “Kita memiliki model pertumbuhan yang telah terbukti, tetapi kesenjangan sosial, risiko perubahan iklim, dan ketimpangan digital mengharuskan kita menata ulang arah pembangunan. Kita harus memastikan manusia tetap menjadi pusat dari setiap keputusan kebijakan,” katanya.
Tshering Lhamo menegaskan tiga prioritas utama yang perlu segera dijalankan mengarusutamakan pembangunan manusia berkelanjutan dengan melindungi martabat dan memperluas kesempatan bagi kelompok rentan, mengadopsi strategi pertumbuhan yang inklusif dan berbasis digital, serta memastikan tata kelola yang efektif dan inovatif agar ide-ide itu bisa diwujudkan.
Chairman AHDO Indonesia Yulius Bulo, menegaskan pembangunan manusia mencakup hampir seluruh aspek kehidupan dan menjadi kunci dalam upaya menjadikan dunia tempat yang lebih baik. “Konferensi ini menjadi wadah untuk memicu diskusi, kolaborasi lintas sektor, dan kerja sama lintas negara. Langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti rekomendasi dari dialog ini melalui proyek dan program bersama yang konkret,” katanya.
Konferensi publik pertama tentang pembangunan manusia di ASEAN ini menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju ASEAN Vision 2045. Hasil pembahasan selama dua hari akan dihimpun dalam sebuah e-book publik yang dapat diakses secara daring menjadi sumber terbuka bagi siapa pun yang peduli pada masa depan pembangunan manusia di Asia Tenggara.
Tshering Lhamo menegaskan tiga prioritas utama yang perlu segera dijalankan mengarusutamakan pembangunan manusia berkelanjutan dengan melindungi martabat dan memperluas kesempatan bagi kelompok rentan, mengadopsi strategi pertumbuhan yang inklusif dan berbasis digital, serta memastikan tata kelola yang efektif dan inovatif agar ide-ide itu bisa diwujudkan.
Chairman AHDO Indonesia Yulius Bulo, menegaskan pembangunan manusia mencakup hampir seluruh aspek kehidupan dan menjadi kunci dalam upaya menjadikan dunia tempat yang lebih baik. “Konferensi ini menjadi wadah untuk memicu diskusi, kolaborasi lintas sektor, dan kerja sama lintas negara. Langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti rekomendasi dari dialog ini melalui proyek dan program bersama yang konkret,” katanya.
Konferensi publik pertama tentang pembangunan manusia di ASEAN ini menandai tonggak penting dalam perjalanan menuju ASEAN Vision 2045. Hasil pembahasan selama dua hari akan dihimpun dalam sebuah e-book publik yang dapat diakses secara daring menjadi sumber terbuka bagi siapa pun yang peduli pada masa depan pembangunan manusia di Asia Tenggara.
(cip)
Lihat Juga :